Tak ada khasiat, AS hentikan uji coba plasma darah COVID

id NIH AS,uji coba plasma darah,tak ada khasiat,virus corona

Tak ada khasiat, AS hentikan uji coba plasma darah COVID

Maude Sweeney, 78, dari St. Albans, Virginia Barat menerima vaksin virus corona (COVID-19) di St. Albans, Virginia Barat, Amerika Serikat, Jumat (12/2/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Stephen Zenner/HP/sa.

Washington (ANTARA) - Institut Kesehatan Nasional Amerika Serikat (NIH) pada Selasa mengatakan telah menghentikan uji coba plasma darah konvalesen dalam pengobatan pasien COVID-19 bergejala ringan hingga sedang lantaran sepertinya tidak memberikan khasiat pada kelompok ini.

NIH menyebutkan bahwa keputusan itu berdasarkan pada temuan dewan pemantau data independen.

Langkah NIH dilakukan kurang dari dua bulan setelah uji coba internasional plasma konvalesen dihentikan lantaran tidak adanya khasiat yang ditemukan. Riset lainnya yang dilakukan di India dan Argentina juga tidak mendapati manfaat yang jelas bagi pasien COVID-19 parah.

Uji coba di AS mendaftarkan 511 dari 900 partisipan, baik yang diberikan plasma darah dari pasien sembuh COVID-19 atau maupun plasebo.

Analisis baru-baru ini mengindikasikan bahwa tidak ada perbedaan signifikan dalam proporsi pasien yang membutuhkan pengobatan darurat, harus dirawat di rumah sakit atau meninggal dalam waktu 15 hari usai memasuki uji coba, kata NIH.

Sumber: Reuters

Baca juga: Portugal berjuang lawan COVID, PM peringatkan warga patuhi aturan

Baca juga: Venezuela setujui penggunaan vaksin COVID-19 Sinopharm China

Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor: Fardah Assegaf
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar