Airlangga Hartarto minta Kosgoro 1957 kembali ke khittah

id Mubes IV Kosgoro,airlangga hartarto,ketum golkar

Airlangga Hartarto minta Kosgoro 1957 kembali ke khittah

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartato (ketiga kanan) saat membuka Mubes IV Kosgoro 1957 di Cirebon, Jawa Barat, Minggu (7/3/2021). (ANTARA/Khaerul Izan)

Cirebon (ANTARA) - Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto meminta Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957, kembali ke khittah-nya, dengan menghidupkan dan memberdayakan koperasi untuk membantu perekonomian warga.

"Saya berharap Kosgoro 1957, menghidupkan kembali koperasi simpan pinjam. Ini tugas ketua umum yang baru, minimal Kosgoro 1957 punya satu koperasi simpan pinjam," kata Airlangga di Cirebon, Minggu.

Airlangga mengingatkan Kosgoro 1957, dahulu merupakan kepanjangan dari koperasi simpan pinjam gotong royong.

Untuk itu ia meminta, Kosgoro 1957 kembali ke khittah-nya dengan menghidupkan koperasi, maka nanti Kosgoro 1957 bisa membantu Partai Golkar dalam meraih simpati pemilih pada Pemilu 2024.

Airlangga Hartarto menunjukkan data bahwa program yang menyangkut ekonomi seperti UMKM dan kartu kerja populer dan diminati rakyat.

"Kalau ada 10 persen saja dari 67 juta warga peminat kartu prakerja ditambah dari jutaan pengusaha UMKM, itulah suara Golkar pada Pemilu 2024," katanya.

Dia menambahkan dengan adanya koperasi Kosgoro 1957, maka bisa membantu perekonomian warga sekitar, apalagi saat ini masih dalam masa pandemi COVID-19.

Airlangga juga memberikan selamat kepada siapa saja di antara kedua kandidat yang akan maju menjadi Ketua Umum Kosgoro 1957, dan bahkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian itu juga membacakan pantun penutup saat membuka Mubes.

"Selamat untuk Mubes. Untuk Ketum Kosgoro. Ikan lele ikan gabus ikan sepat, lebih baik tidak bertele-tele, lebih bagus dan lebih cepat," kata Airlangga saat membuka Mubes IV Kosgoro 1957.

Baca juga: Airlangga Hartato buka Mubes IV Kosgoro 1957 di Cirebon
Baca juga: Aburizal Bakrie yakin Mubes Kosgoro 1957 tanpa perpecahan

Pewarta : Khaerul Izan
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar