Preview Piala FA: De Bruyne desak City tak terbuai mimpi empat gelar

id Piala FA, Manchester City,Manchester United,Chelsea

Preview Piala FA: De Bruyne desak City tak terbuai mimpi empat gelar

Gelandang Manchester City asal Belgia Kevin De Bruyne saat leg kedua 16 Besar Liga Champions melawan Borussia Monchengladbach di Puskas Arena di Budapest, 16 Maret 2021. (AFP/ATTILA KISBENEDEK)

Jakarta (ANTARA) - Kevin De Bruyne mengingatkan Manchester City agar tidak teralihkan oleh mimpi merengkuh empat gelar menjelang pertemuan mereka dengan Everton pada perempatfinal Piala FA akhir pekan ini.

City hampir pasti menjuarai Liga Premier setelah unggul bersih 14 poin di puncak klasemen dan memiliki jadwal final Piala Liga melawan Tottenham bulan depan.

Mereka juga lolos ke perempatfinal Liga Champions berkat agregat meyakinkan 4-0 melawan Borussia Moenchengladbach tengah pekan ini.

Sabtu esok tim asuhan Guardiola bertandang ke Goodison Park dengan memanggul peluang mencapai semifinal Piala FA yang keempat kalinya selama lima tahun dipimpin pelatih asal Catalan ini.

Namun, di tengah kian liarnya isu empat gelar atau quadruple itu Guardiola berusaha mencegah timnya tidak kehilangan fokus.

Baca juga: Guardiola sebut tak realistis bicarakan peluang caturgelar City
Baca juga: Guardiola akui terkesan dengan penampilan City beberapa pekan terakhir


Bek City Oleksandr Zinchenko mengusik Guardiola pekan ini dengan klaim besarnya bahwa mereka memiliki "pemain-pemain terbaik di dunia" dan menghadapi "dua bulan paling menentukan dalam karir kami."

Guardiola spontan menjewer beknya itu untuk tidak tinggi hati dengan mengingatkan bahwa betapa terjal jalan yang dihadapi City dalam banyak kompetisi. Dan gelandang City De Bruyne sepakat dengan pendapat sang pelatih.

City merebut treble domestik pada 2019, tetapi gagal dalam Liga Champions setelah dikalahkan Tottenham pada perempatfinal.

"Saya ingat orang-orang dua tahun lalu berkata bahwa kami bisa menjuarainya, tetapi itu sulit sekali," kata de Bruyne setelah mencetak gol yang luar biasa saat City mengalahkan Moenchengladbach dua hari lalu.

"Skala pertandingan dan kemampuan fisik serta mental yang Anda butuhkan untuk mendapatkan pemain atau skuad itu sangatlah tinggi. Kami berusaha melakukan sebaik-baiknya dan fokus dari satu pertandingan ke pertandingan lain. Itu satu-satunya yang bisa kami lakukan," kata de Bruyne.

Everton sendiri tak pernah memenangkan trofi sejak Piala FA 1995 FA dan mereka bakal melawan City setelah dua kali berturut-turut kalah dalam pertandingan liga.

Baca juga: Zinchenko klarifikasi komentar soal Guardiola di hari pernikahannya
Baca juga: Posisi Everton buah kerja keras tim, kata Ancelotti

Sementara Chelsea berusaha memperpanjang rekor tak terkalah selama ditangani pelatih Thomas Tuchel menjadi 14 pertandingan pada saat mereka menjamu tim lemah Sheffield United dalam babak delapan besar.

Tim Tuchel memastikan lolos ke perempatfinal Liga Champions yang untuk pertama kali terjadi sejak 2014 berkat kemenangan impresif dalam agregat 3-0 melawan pemuncak klasemen La Liga Atletico Madrid pekan ini.

The Blues yang lagi bangkit sejak ditangani Tuchel kini hanya kebobolan dua gol dalam 13 pertandingan sepanjang manajer asal Jerman itu memimpin Chelsea.

Baca juga: Chelsea susul Liverpool dan City ke perempat final Liga Champions

Tuchel juga berhasil mengembalikan kualitas bermain Timo Werner, Kai Havertz dan Hakim Ziyech setelah tiga pemain yang dibeli mahal-mahal ini tampil buruk selama ditangani Frank Lampard.

Ziyech mencetak gol pertamanya sejak Oktober tahun lalu ketika menghadapi Atletico. Tetapi Tuchel mengatakan mantan penyerang Ajax itu masih berkesempatan untuk terus meningkatkan diri.

"Dia sedikit terganggu oleh gaya kami. Dia mesti beradaptasi dengan struktur dan lebih andal dalam membawa bola," kata sang bos Chelsea.

Sementara itu The Blades yang menduduki juru kunci klasemen Liga Inggris terus terombang ambing menyusul kekalahan 0-5 dalam penampilan yang sangat mengecewakan hanya 24 jam setelah pelatih mereka sebelumnya Chris Wilder mundur atas kemauan sendiri.

Baca juga: Kai Havertz tampil gemilang saat Chelsea kalahkan Everton 2-0
Baca juga: Hattrick Iheanacho warnai kemenangan 5-0 Leicester atas Sheffield

Menjelang lawatan Minggu lusa ke kandang Leicester, bos Manchester United Ole Gunnar Solskjaer mengatakan kemajuan United di bawah kepelatihannya tak boleh diukur hanya dari trofi semata.

United yang menempati urutan kedua dalam klasemen Liga Inggris sudah meningkat penampilannya dalam Liga Premier musim ini.

Namun, mengingat klub ini menunggu lama trofi pertamanya sejak 2017, Solskjaer bisa melakukannya dengan mengangkat Piala FA yang bisa membungkam kritik terhadap dia.

"Kadang-kadang trofi bisa menyembunyikan fakta lain apa yang terjadi dalam klub," kata Solskjaer seperti dikutip AFP. "Tapi sudah pasti kami membidik juara karena itulah alasannya Anda bermain sepak bola. Anda selalu membidik memenangkan trofi."

Sejak mencapai perempatfinal, Southampton terseret ke arah zona degradasi setelah lima kali kalah dalam tujuh laga terakhir.

Derbi mereka melawan klub Liga Championship Bournemouth yang merupakan satu-satunya peserta perempatfinal Piala FA yang bukan dari Liga Premier, memberikan kesempatan untuk kembali ke jalur sebelum kembali berjuang mempertahankan diri agar terus dalam Liga Premier.

Baca juga: Solskjaer tak mau kemajuan Man Utd diukur dari trofi
Baca juga: Solskjaer mengaku bahagia sekali


Jadwal perempatfinal Piala FA (dalam WIB)

Sabtu
Bournemouth vs Southampton (19.15 WIB)
Everton vs Manchester City (23.30)

Minggu
Chelsea vs Sheffield United (20.30)
Leicester vs Manchester United (24.00)
 

Pewarta : Jafar M Sidik
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar