Pemkot Jakpus cairkan bantuan sosial untuk 17.115 penerima

id bansos,pencairan bansos,bansos tunai,KAJ,KPDJ,KLJ,Bank DKI

Pemkot Jakpus cairkan bantuan sosial untuk 17.115 penerima

Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma saat kegiatan Penyaluran Bantuan Sosial di Kelurahan Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (26/3/2021). (ANTARA/Mentari Dwi Gayati)

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Jakarta Pusat mencairkan dana bantuan sosial dalam program Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ), Kartu Anak Jakarta (KAJ) dan Kartu Lansia Jakarta (KLJ) untuk Triwulan I-2021.

Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma menjelaskan jumlah penerima bantuan sosial sebanyak 17.115 warga terdiri atas 2.058 penerima KPDJ, 2.014 anak penerima KAJ dan 13.043 penerima KLJ.

"Ini semua dilakukan secara serentak, dipimpin langsung oleh Bapak Gubernur, baik untuk lansia, anak dan penyandang disabilitas," kata Dhany saat kegiatan Penyaluran Bantuan Sosial di Kelurahan Gambir, Jakarta Pusat, Jumat.

Dhany menjelaskan penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) yang dicairkan melalui Bank DKI ini merupakan bentuk kepedulian Pemprov DKI Jakarta untuk membantu perekonomian kelompok masyarakat di tengah pandemi COVID-19 INI.

Adapun penerima bansos tunai mendapatkan bantuan uang masing-masing Rp300 ribu per bulan untuk anak (KAJ) dan penyandang disabilitas (KPDJ). Sedangkan lansia (KLJ) sebesar Rp600 ribu per bulan.

Baca juga: Anggota Komisi E DPRD DKI ingatkan jangan ada pemotongan BST
Baca juga: Wagub DKI ancam sanksi berat aparat yang memotong BST


Pencairan dana bansos ini merupakan akumulasi penyaluran selama tiga bulan, yakni Januari, Februari dan Maret 2021.

Karena itu, pemegang KAJ dan KPDJ pada hari ini menerima pencairan bansos masing-masing sebesar Rp900 ribu dan KLJ sebesar Rp1,8 juta.

Sekretaris Dinas Sosial DKI Jakarta Yayat Duhayat menjelaskan bahwa dana bansos ini bisa ditarik tunai melalui ATM Bank DKI Jakarta di lokasi manapun.

"Bisa langsung tarik tunai karena kita bekerjasama dengan Bank DKI," kata Yayat.

Pewarta : Mentari Dwi Gayati
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar