Dirjen Bimas Islam minta potensi zakat saat Ramadhan dimaksimalkan

id Zakat,Kemenag,Kamaruddin Amin

Dirjen Bimas Islam minta potensi zakat saat Ramadhan dimaksimalkan

Direktorat Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama Kamaruddin Amin. ANTARA/HO-Humas Kemenag.

Jakarta (ANTARA) - Direktorat Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama Kamaruddin Amin meminta kepada seluruh pihak terutama lembaga-lembaga agar potensi zakat lebih dimaksimalkan saat menyambut bulan suci Ramadhan.

"Tentu momentumnya sangat luar biasa dan ideal sekali untuk menggalakkan perzakatan di Indonesia pada bulan suci Ramadan, karena zakat telah berfungsi dalam meningkatkan kesejahteraan umat," ujar Kamaruddin dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat.

Kamaruddin mengatakan di sejumlah negara Muslim, potensi zakat sudah mampu dikapitalisasi secara mendasar, sehingga menjadi instrumen strategis untuk meningkatkan kesejahteraan umat Islam.

Sementara di Indonesia, pengelolaan zakat memang telah berfungsi secara instrumental, namun potensi yang dikumpulkan masih belum maksimal.

"Sehingga perlu ikhtiar untuk melakukan langkah strategis agar meningkatkan tata kelola zakat di Indonesia," katanya.

Sementara itu, Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Yusuf Rendy Manilet mengatakan penyaluran zakat selaras dengan usaha pemerintah dalam menurunkan angka kemiskinan nasional ke level single digit dengan target 9,2 persen hingga 9,7 persen pada 2021.

Baca juga: Songsong Ramadhan, Wapres dorong kampanye cinta zakat

Baca juga: BAZNAS: Zakat dihimpun dua kali lipat Ramadhan tahun lalu


"Zakat disalurkan untuk masyarakat tidak mampu, ini linear dengan usaha pemerintah untuk mendorong angka kemiskinan turun di tahun ini sekitar sembilan persen," kata Yusuf.

Menurut dia bahwa zakat yang disalurkan secara tepat dan baik kepada masyarakat golongan kurang mampu akan mendorong daya beli pada kelompok tersebut.

Jika daya beli masyarakat bertambah, maka muara besarnya menuju ke ekonomi secara keseluruhan yang artinya secara tidak langsung zakat bisa membantu proses pemulihan ekonomi nasional.

"Dalam kondisi ideal, zakat bisa membantu menurunkan kemiskinan dan mengangkat daya beli masyarakat di tengah proses pemulihan ekonomi nasional yang sedang dilakukan pemerintah tahun ini," kata Yusuf.

Baca juga: Dompet Dhuafa catat peningkatan dana zakat dan infak selama Ramadhan

Baca juga: Pemkot Batam izinkan masjid gelar Tarawih di masa pandemi COVID-19

Pewarta : Asep Firmansyah
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar