Gandeng kepolisian AS, KBRI Washington beri pelindungan bagi WNI

id Sentimen anti asia,Wni di amerika serikat,kbri washington dc

Gandeng kepolisian AS, KBRI Washington beri pelindungan bagi WNI

Diskusi virtual tentang pelindungan WNI yang diselenggarakan oleh KBRI Washington DC, Amerika Serikat, Sabtu (10/4/2021). (HO-KBRI Washington DC)

Jakarta (ANTARA) - KBRI Washington DC bekerja sama dengan kepolisian Amerika Serikat (AS) untuk memberikan pelindungan keamanan dan keselamatan Warga Negara Indonesia (WNI), di tengah merebaknya sentimen anti Asia di negara itu.

Hal ini tercermin dengan dihadirkannya dua perwira polisi dari Montgomery County Police, yakni Kapten Stacey Flynn dan mitranya Sherif Almiggabber, dalam pertemuan virtual dengan masyarakat Indonesia yang tinggal di Ibu Kota AS dan sekitarnya pada Sabtu (10/4).

Dalam acara berjudul “Diskusi Pelindungan Preventif: Upaya Mencegah dan Menghadapi Tindak Kejahatan dan Perilaku Rasial” itu, kedua perwira polisi AS tersebut selain memberikan nasihat agar WNI terhindar dari aksi sentimen anti Asia, juga menjamin akan memberikan perhatian penuh dan serius untuk memastikan keselamatan setiap warga yang tinggal di AS, termasuk mereka yang berlatar belakang Asia dan juga asal Indonesia.

"Silahkan lapor ke kami jika mengalami insiden tersebut. Jangan takut. Kami akan proses dan tindaklanjuti,” kata Kapten Flynn, seperti disampaikan dalam keterangan tertulis KBRI Washington DC, Minggu.

Baca juga: Antisipasi kekerasan anti Asia, KJRI bertemu masyarakat Indonesia
Baca juga: Insiden anti Asia di AS, KJRI Houston pastikan keamanan para WNI

Bahkan, Sherif Almiggaber secara khusus mendorong agar warga negara AS keturunan Indonesia mendaftarkan diri untuk menjadi anggota polisi AS.

Pada sesi diskusi, Koordinator Fungsi Protokol dan Konsuler KBRI Washington Gustaav Ferdinandus dan Atase Kepolisian KBRI Washington Brigjen Polisi Ary Laksmana Widjaja menyampaikan pedoman bagi WNI dan diaspora berupa upaya-upaya praktis dalam mencegah, menghadapi, dan melaporkan tindak kejahatan dan perilaku rasial.

“Lindungi diri dan selalu lakukan langkah-langkah preventif agar tidak menjadi korban. Jika menjadi korban, jangan ragu. Ayo berani dan segera laporkan,” kata Brigjen Polisi Ary Laksmana Widjaja.

Diskusi tersebut mendapat respons sangat positif dari para peserta, yang mengapresiasi upaya KBRI untuk menjangkau masyarakat secara langsung guna meningkatkan kewaspadaan di tengah meningkatnya situasi keamanan di AS akhir-akhir ini.

“Terima kasih kepada KBRI dan Montgomery PD. Sebagai masyarakat Indonesia, setelah mendengarkan dan mengikuti dialog hari ini, saya merasa telah didengar, dilihat dan dilindungi,” kata seorang WNI, Dwi Prasetyowati, yang menulis di Facebook Live.

Dialog serupa akan terus dilakukan oleh seluruh perwakilan RI di AS untuk memberikan informasi yang lebih luas kepada masyarakat Indonesia di AS.

Baca juga: Unjuk rasa kian meluas, KBRI Washington pastikan keamanan WNI di AS
Baca juga: 140 ribu WNI di AS aman di tengah aksi protes yang kian merebak


Pewarta : Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar