Wali Kota Banjarmasin minta setiap ASN aktif sosialisasikan PPKM

id PPKM mikro di Banjarmasin, COVID-19 di Banjarmasin, Pejabat Wali Kota Banjarmasin

Wali Kota Banjarmasin minta setiap ASN aktif sosialisasikan PPKM

Penjabat Gubernur Kalsel Safrizal ZA sosialisasi protokol kesehatan kepada pedagang di Pasar Terapung Lok Baintan Banjarmasin. (Antaranews Kalsel/Istimewa)

Banjarmasin (ANTARA) - Pejabat Wali Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan Akhmad Fydayeen meminta setiap aparatur sipil negara (ASN) ikut aktif menyosialisasikan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro hingga 19 April ini.

"Sebagaimana saya sampaikan kemarin kepada seluruh pegawai, bahwa satu pegawai saja misalkan tetangganya ada lima orang, tolong berikan mereka diimbau, jadi jumlah pegawai kita ada berapa, dan ini akan sangat efektif dalam rangka  menaati protokol kesehatan saat PPKM," ucapnya di Banjarmasin, Senin.

Baca juga: Satu nakes di Banjarmasin gugur karena COVID-19

Menurut Akhmad Fydayeen, keberhasilan pelaksanaan PPKM skala mikro harus didukung semua pihak, utamanya perangkat pemerintahan, yakni, ASN.

Apalagi pemerintah kota ini memiliki sekitar 6.000 ASN hingga bisa efektif digerakkan untuk mengefektifkan pencegahan penyebaran COVID-19 yang masih tinggi di daerah ibu kota provinsi ini.

"Kami juga berharap pihak swasta juga remaja mesjid membantu pemerintah untuk mensosialisasikan PPKM ini, apalagi saat Ramadhan," paparnya.

Baca juga: Wilayah zona hijau COVID-19 di Banjarmasin capai 77,7 persen

Dia berharap bisa mengefektifkan kegiatan PPKM skala mikro selama Ramadhan, sehingga kesadaran masyarakat untuk menaati aturan protokol kesehatan semakin meningkat.

"Demi terciptanya kesehatan dan keselamatan pada masa pandemi COVID-19 bagi semuanya, jangan sampai meningkatkan terus yang terpapar," tuturnya.

Baca juga: Kadinkes Banjarmasin: Target vaksinasi bagi lansia melambat

Akhmad Fydayeen meminta masyarakat dalam melaksanakan ibadah di bulan Ramadhan ini khususnya pelaksanaan sholat taraweh berjamaah dan buka puasa bersama, mentaati panduan beribadah di bulan Ramadhan yang dikeluarkan Kementerian Agama.

"Kita harapkan semuanya jangan lengah, ingat daerah kita sedang melaksanakan PPKM skala mikro, artinya pembatasan itu hingga lingkungan tingkat RT," ujarnya.

Sebagaimana harus diwaspadai, jumlah kasus COVID-19 di Kota Banjarmasin sudah mencapai 8.102 orang, sembuh sebanyak 7.051 orang dan meninggal dunia sebanyak 194 orang.
 

Pewarta : Sukarli
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar