Disdikbud Lampung harapkan akhir Mei vaksinasi guru usai dilaksanakan

id Corona Lampung, vaksinasi guru, pembelajaran tatap muka

Disdikbud Lampung harapkan akhir Mei vaksinasi guru usai dilaksanakan

Ilustrasi - Vaksinasi guru di Kota Bandarlampung. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.

Bandarlampung (ANTARA) - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung mengharapkan pelaksanaan vaksinasi guru di Provinsi Lampung dapat selesai pada Mei 2021 mendatang, sebelum pelaksanaan pembelajaran tatap muka berlangsung.

"Diperkirakan akhir Mei mendatang vaksinasi guru di Lampung dapat segera usai, semoga lebih cepat sebelum pelaksanaan pembelajaran tatap muka," ujar Kepala Disdikbud Provinsi Lampung Sulpakar, di Bandarlampung, Jumat.

Ia mengatakan ada sejumlah daerah yang masih terus melaksanakan vaksinasi bagi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan.

"Kabupaten Mesuji, Lampung Selatan vaksinasi masih terus berlangsung, diperkirakan progres vaksinasi guru berkisar 40 persen lebih," ujarnya pula.

Baca juga: Kasus sembuh dari COVID-19 di Lampung bertambah 46 orang

Menurutnya, selain melaksanakan vaksinasi bagi guru dan tenaga kependidikan, sosialisasi dan verifikasi protokol kesehatan terus dilakukan sebelum pelaksanaan pembelajaran tatap muka berlangsung.

"Kami menyambut baik rencana pelaksanaan pembelajaran tatap muka pada Juli mendatang, dan saat ini kami terus lakukan persiapan seperti melakukan verifikasi protokol kesehatan dan tata laksana pembelajaran tatap muka," katanya lagi.

Harapan akan selesainya vaksinasi COVID-19 bagi guru dan tenaga kependidikan sebelum pembelajaran tatap muka berlangsung juga dikatakan oleh Sarah, salah seorang guru di Bandarlampung.

"Kami berharap dapat secepatnya selesai vaksinasi bagi guru, sebab ini akan membantu persiapan sekolah tatap muka," ujar Sarah.

Menurutnya, selain adanya vaksinasi bagi guru dan tenaga kependidikan, penerapan protokol kesehatan saat pelaksanaan pembelajaran tatap muka diharapkan dapat dilakukan secara ketat.

"Harus diawasi dengan seksama juga, sebab terkadang ada siswa yang lalai menerapkan protokol kesehatan," ujarnya lagi.

Baca juga: Wali Kota Bandarlampung larang ASN mudik pada Lebaran
Baca juga: Kemenag Lampung siapkan vaksinasi untuk 7.050 calon jamaah haji

Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar