Timnas Basket 3x3 Putri latihan dengan prokes ketat

id Timnas basket putri, timnas basket 3x3 putri, perbasi, basker, olimpiade tokyo

Timnas Basket 3x3 Putri latihan dengan prokes ketat

Arsip - Tim Indonesia (kiri ke kanan) Dewa Ayu Sriartha, Christie Apriyani, Ni Putu Eka Liana, Maria Delaya usai kalah dari Jepang dipertandingan Babak Perempatfinal Basket Putri 3X3 Asian Games ke 18 di Hall Basket Gelora Bung Karno, Minggu (26/8). (ANTARA FOTO/INASGOC/Ridhwan Siregar/Aa/18) (ANTARA FOTO/INASGOC/Ridhwan Siregar/Aa/18/)

Jakarta (ANTARA) - Tim Nasional Basket Indonesia 3x3 Putri untuk Kualifikasi Olimpiade Tokyo berlatih dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, seperti menjalani tes Swab PCR dua kali sebelum latihan.

Semua peralatan yang dipakai latihan juga dijamin steril usai disemprot disinfektan karena dibersihkan secara berkala.

"Fokus latihan sementara ini mengembalikan fisik anak-anak karena baru kumpul minggu ini, selain shooting dan defense," kata Pelatih Timnas July, dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Setelah semua dinyatakan negatif dari Covid 19, para punggawa Timnas Basket Indonesia 3x3 Putri langsung tancap gas jalani latihan.

Baca juga: Cetak sejarah, timnas 3x3 putri ikuti laga kualifikasi Olimpiade Tokyo

Sejak 12 April lalu, mereka sudah berlatih di GOR Cahaya Lestari Surabaya setelah dua kali tes PCR dinyatakan negatif.

Bahkan karena saking ketatnya, selama pelatnas mereka tidak bisa interaksi bebas dengan orang di luar pelatnas.

Menurut July, selama Ramadhan intensitas latihan tidak ada perubahan, mengingat persiapan ke turnamen tinggal lebih kurang sebulan.

Ia mengapresiasi pemain yang menunaikan ibadah puasa sampai sekarang juga masih kuat mengikuti latihan.

Baca juga: Perbasi targetkan tim 3x3 masuk Olimpiade 2024

Sejatinya, aku July, tim asuhannya butuh uji coba internasional sebelum terjun di kualifikasi Olimpiade Tokyo, tetapi situasi pandemi membuatnya sadar diri bahwa tidak mudah melakukan perjalanan ke luar negeri jika tidak ada undangan event resmi.

Untuk mengatasinya, July mengaku akan memaksimalkan latihan di dalam negeri.

Justru dengan adanya event kualifikasi olimpiade pada Mei mendatang, lanjut dia, menjadi keberuntungan bagi timnya untuk dapat kesempatan bertanding melawan tim-tim dari luar untuk persiapan SEA Games 2021 Vietnam.

"Kualifikasi olimpiade ini menjadi kesempatan para pemain menambah ilmu dan pengalaman terutama menghadapi tim kelas dunia yang langganan tampil di Olimpiade, karena di pool kami ada Amerika, Uruguay, Prancis, dan Jerman," ujarnya.

Baca juga: Perbasi gelar liga basket 3x3 terbesar di Asia 2020

Mengenai komposisi pemain, July menjelaskan bahwa tidak ada perubahan dan enam pemain yang dipanggil pelatnas ini sudah final, tinggal proses yang dikejar adalah menentukan pemain inti dan cadangan.

"Jadi keenam pemain ini sudah final. Hanya yang harus diputuskan adalah siapa pemain cadangan dan inti. Sesuai FIBA Rules harus ada dua pemain cadangan yang stand by jika diperlukan segera. Pemain yang kami panggil ini masuk dalam 10 besar daftar pemain FIBA 3x3," ucap pelatih asal Pengprov DKI Jakarta itu.

Sementara itu, PP Perbasi melalui Sekjen Nirmala Dewi berharap semua kegiatan berjalan dengan lancar di tengah pandemi COVID-19.

"Kami mengapresiasi semangat dan keseriusan para pemain dan pelatih dalam menyiapkan diri menyambut kualifikasi Olimpiade Tokyo. Dengan menerapkan prokes ketat, berharap semua terbiasa dengan kebiasaan baru ini dan program latihan berjalan dengan baik dan lancar," kata Nirmala.

Pewarta : Zuhdiar Laeis
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar