Ketua MPR: Jaga Bumi alam adalah panggilan jiwa anak bangsa

id Hari Bumi,Ketua MPR,Puisi Bumi Pertiwi

Ketua MPR: Jaga Bumi alam adalah panggilan jiwa anak bangsa

Tangkapan layar Ketua MPR Bambang Soesatyo dalam acara memperingati Hari Bumi bertajuk "Puisi Bumi Pertiwi" di Jakarta, Kamis (22/4/2021). ANTARA/ Zubi Mahrofi.

Jakarta (ANTARA) - Ketua MPR Bambang Soesatyo menyampaikan bahwa menjaga Bumi dan melestarikan alam adalah panggilan jiwa bagi setiap anak bangsa.

"Kini Bumi semakin renta dimakan usia dan diperah manusia, kita tidak boleh lagi abai dan membiarkan Bumi yang semakin menua," ujar Bambang Soesatyo dalam sambutan acara memperingati Hari Bumi bertajuk "Puisi Bumi Pertiwi" di Jakarta, Kamis.

Ia mengatakan bangsa Indonesia terus berproses dan tidak pernah lelah menggugah kolektif masyarakat untuk mencintai Bumi. "Ternyata masih banyak tantangan yang datang dan masih banyak pekerjaan yang perlu kita selesaikan," katanya.

Ia mengatakan, alam semesta telah memberikan kita banyak sumber daya tidak terhingga, maka cara terbaik untuk mensyukurinya adalah dengan menjaga dan melestarikannya.

"Restorasi Bumi saat ini jaminan masa depan anak cucu kita nanti," ucapnya.

Dalam kesempatan sama, Direktur Bela Negara Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Jubei Levianto mengatakan menjaga bumi sama dengan membela negara.

"Sekarang ini kita jangan main main, saya mengimbau setiap warga negara, khususnya kaum milenial, ajak teman temannya berperan sebagai duta bela negara menjaga Bumi dengan cara masing-masing," katanya.

Ia menyampaikan, 60 persen warga Indonesia merupakan generasi muda atau milenial. Maka itu perannya sangat dibutuhkan untuk menjaga Bumi.

"Generasi muda harus tahu apa yang kita gunakan ini semua dari Bumi. Kita lihat, pakaian kita saja dari kapas," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan salah satu peran TNI dalam menjaga Bumi, yakni melakukan penghijauan dengan cara menanam pohon di berbagai daerah.

"Banyak prajurit-prajurit TNI melaksanakan kegiatan teritorial dengan melaksanakan penghijauan suatu daerah, seperti menanam pohon trembesi," katanya.

Ia menambahkan TNI juga bekerja sama dengan rakyat menanam padi dan bibit pangan lainnya dalam rangka menjaga ketahanan pangan nasional.

"Lahan-lahan tidur yang tidak menghasilkan, sekarang menghasilkan, tentunya cara-cara itu juga akan menambah ekonomi di daerah setempat," katanya.

Acara Hari Bumi itu turut dimeriahkan sejumlah tokoh yang turut membacakan puisi tentang bumi, di antaranya ulama KH Musthofa Bisri, Ketum Parfi 56 Marcella Zalianty, artis Sha Ine Febriyanti.

Kemudian Ketua Yayasan Generasi Lintas Budaya-Duta Bela Negara Olivia Zalianty, budayawan Mudji Sutrisno, budayawan Benny Soesatyo, dan Ketua umum Matakin Budi S Tanuwibowo.

Pewarta : Zubi Mahrofi
Editor: Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar