Akmal: Hari Otda momentum kepala daerah atasi dampak pandemi COVID-19

id Kemendagri, COVID-19, otonomi daerah

Akmal: Hari Otda momentum kepala daerah atasi dampak pandemi COVID-19

Dirjen Otda Kemendagri Akmal Malik. ANTARA/Hendrina Dian Kandipi/am.

Jakarta (ANTARA) -
Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Akmal Malik mengingat agar Peringatan Hari Otonomi Daerah XXV 2021 jadi momentum kepala daerah dalam mengatasi dampak pandemi COVID-19.
 
“Kita melihat momentum peringatan Hari Otda ke-25 ini, adalah challenge bagi semua kepala daerah, ketika mereka berhasil keluar dari dampak sosial dan dampak ekonomi pandemi COVID-19, di situlah kepala daerah yang hebat,” kata Akmal di Jakarta, Jumat.
 
Akmal menjelaskan Presiden Joko Widodo telah memberikan arahan yang tegas dan jelas, bagaimana seharusnya kepala daerah sebagai eksekutor urusan pemerintah daerah dalam melaksanakan kebijakan ‘gas dan rem’ antara aspek ekonomi dan kesehatan.
Karena itu, Akmal menekankan pentingnya kepemimpinan kepala daerah dalam menjalankan kebijakan seperti arahan Presiden Jokowi itu.
 
“Nah di sinilah tugas leadership, tidak bisa cuma mendorong penanganan COVID-19 saja, tapi mengabaikan kondisi ekonomi, karena kita tidak akan bisa menghidupkan ekonomi masyarakat, tapi harus dilakukan secara seimbang,” ucapnya.
 
Akmal juga menekankan pentingnya membangun hubungan melalui komunikasi yang baik antara pusat dan daerah, maupun antara daerah provinsi dengan kabupaten kota, untuk dapat menyelesaikan persoalan bersama.
 
Dia mengibaratkan penanganan pandemi layaknya permainan sepak bola. Untuk dapat memenangkan pertandingan, dibutuhkan para pemain yang andal dalam melaksanakan strategi mencetak gol ke dalam gawang.


Baca juga: Komite Pemantauan Otda beri masukan bagi RUU Cipta Kerja
 
Sementara itu, Pemerintah, dalam hal ini Kemendagri bertindak sebagai manajer yang mengarahkan pemain untuk fokus dalam memenangkan pertandingan.
 
“Dengan momentum 25 tahun otonomi daerah, kita punya tim yang tidak hanya fokus, tapi tim ini diuji oleh pandemi COVID-19 beserta dampak sosial dan ekonomi,” tuturnya.
 
Kemudian, menurut dia memenangkan pertarungan melawan COVID-19, maka setiap lini harus paham posisi masing-masing, dam membangun sistem yang bagus untuk menyelesaikan persoalan pandemi.
 
"Sekali lagi, kalau kita memang ingin menang melawan COVID-19 ini, kita harus bangun sistem ini dengan baik, mari kita berkomunikasi dengan baik, insya Allah kita akan bisa,” ujarnya.

Baca juga: Waka Komite I DPD RI komitmen dukung pembentukan daerah otonom baru

Pewarta : Boyke Ledy Watra
Editor: Joko Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar