Polda Metro identifikasi akun medsos pemicu kerumunan Jakmania

id Persija ,Jakmania ,Suporter

Polda Metro identifikasi akun medsos pemicu kerumunan Jakmania

Suporter Persija menyalakan flare saat merayakan kemenangan Persija Jakarta pada laga final Piala Menpora 2021 di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Senin (26/4/2021). Suporter Persija The Jakmania berkonvoi memadati Bundaran HI merayakan kemenangan Persija Jakarta menjadi juara Piala Menpora 2021 usai mengalahkan Persib Bandung di Stadion Manahan Solo dengan agregrat 4-1. ANTARA FOTO/Ahmad Tri Hawaari/foc.

Jakarta (ANTARA) - Penyidik Polda Metro Jaya telah mengidentifikasi sejumlah akun media sosial (medsos) yang diduga menghasut suporter Persija atau Jakmania untuk berkumpul di Bundaran HI merayakan kemenangan atas Persib di Piala Menpora.

"Ya teridentifikasi ada beberapa akun yang menjadi aktor dan menyuruh dan mengajak mereka. Masih kita dalami," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus saat dikonfirmasi, di Jakarta, Selasa.

Meski demikian Yusri belum bisa membeberkan lebih lanjut mengenai kasus tersebut karena Tim Siber Polda Metro Jaya masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pemilik akun-akun tersebut.

"Di medsos ya, saya belum berani ngomong kalau mereka belum diamankan, nanti takutnya kabur," ujar dia.

Baca juga: The Jakmania minta maaf atas ulah oknum suporter Persija Jakarta

Namun, dia memastikan akun yang sedang diselidiki oleh penyidik kepolisian adalah akun yang mengunggah ajakan berkumpul.

"Ada beberapa akun yang dinilai harus bertanggung jawab atas kerumunan tersebut. Mereka diduga membuat status atau postingan yang bernada ajakan berkumpul," tambahnya.

Pihak kepolisian juga akan menjadwalkan pemeriksaan kepada pengurus Jakmania dan Persija terkait kasus kerumunan di Bundaran HI.

"Ke depan kita juga klarifikasi pengurus Jakmania sama Persija," pungkasnya.

Baca juga: Riza sayangkan perayaan kemenangan Persija dengan cara berkerumun

Pewarta : Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar