Kasus harian terkonfirmasi COVID-19 Lampung bertambah 115 orang

id Corona Lampung, Dinkes Lampung, COVID lampung

Kasus harian terkonfirmasi COVID-19 Lampung bertambah 115 orang

Petugas tengah mencatat update kasus COVID-19 di Posko Satgas COVID-19 Provinsi Lampung. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.

Bandarlampung (ANTARA) - Dinas Kesehatan Provinsi Lampung mencatat kasus harian terkonfirmasi positif COVID-19 di Lampung bertambah 115 orang sehingga total menjadi 15.817 kasus.

"Kasus positif bertambah  115 orang, sehingga total ada 15.817 kasus dari sebelumnya 15.702 kasus," ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana melalui keterangan tertulis di Bandarlampung, Rabu.

Dia mengatakan dari 115 kasus positif COVID-19 tersebut diketahui ada 76 kasus bergejala dan 39 kasus tidak bergejala.

"Penambahan kasus tersebut berasal dari 10 kabupaten dan kota di Lampung," ucapnya.

Ia menjelaskan penambahan tersebut berasal dari Kota Bandarlampung sebanyak 8 kasus sehingga total kasus positif di kota tersebut ada 5.483, Kabupaten Lampung Selatan ada 6 kasus, dan Lampung Timur 7 kasus.
Baca juga: 94.860 orang di Lampung jalani vaksinasi tahap dua
Baca juga: Lampung persiapkan skema khusus vaksinasi masyarakat pulau terluar


"Selanjutnya di Kabupaten Lampung Utara ada 48 kasus, Kota Metro 9, Kabupaten Tanggamus 4 orang, Pringsewu 10 orang, Lampung Barat 6 kasus, dan Lampung Tengah ada 7 kasus," katanya.

Menurutnya, selain penambahan pada kasus positif adapula penambahan pada kasus suspek baru sebanyak 82 orang, dengan 297 orang tengah dipantau, selanjutnya ada 4 kasus probable, 210 kasus baru kontak erat dan 1.945 kasus dalam pemantauan.

"Penambahan juga terjadi pada kasus kematian sebanyak 2 orang sehingga total ada 855 kematian" ucapnya lagi.

Ia mengatakan dengan masih bertambahnya kasus terkonfirmasi positif ataupun kematian, masyarakat diharapkan dapat terus menerapkan protokol kesehatan secara konsisten.
Baca juga: Lampung minta desa lakukan pengetatan wilayah tingkat mikro
Baca juga: DPRD Lampung soroti tertundanya pembayaran insentif nakes

Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar