Samsung Neo QLED 8K TV meluncur di Indonesia, ini harganya

id Samsung Neo QLED 8K TV,Neo QLED 8K TV,smart tv,samsung

Samsung Neo QLED 8K TV meluncur di Indonesia, ini harganya

Yoonsoo Kim, President, Samsung Electronics Indonesia, memperkenalkan Samsung Neo QLED 8K TV, inovasi termutakhir pada Samsung TV 2021. ANTARA/Samsung Electronics Indonesia.

Jakarta (ANTARA) - Samsung Electronics Indonesia resmi meluncurkan Neo QLED 8K TV dengan teknologi baru untuk konsumen Indonesia.

"Screens for All, Screens for Everyone – kami hadirkan rangkaian televisi terlengkap untuk pengalaman terbaik bagi semua, apapun aktivitas, aspirasi, dan passion mereka, sambil selangkah lebih maju dalam menciptakan masa depan yang berkelanjutan," kata President Samsung Electronics Indonesia Yoonsoo Kim, dalam jumpa pers daring, Kamis.

Head of Samsung TV/AV Product Marketing Fomalhaut Sundamen mengatakan Samsung Neo QLED 8K TV hadir dengan lompatan teknologi yang menghadirkan pengalaman menonton baru melalui peningkatan yang signifikan pada kualitas gambar, desain, dan suara.

Quantum Matrix Technology Pro mengoptimalkan performa Quantum Mini LED dengan ukuran LED yang 40 kali lebih kecil dari LED konvensional, menghadirkan level kontras yang tinggi dan warna hitam yang lebih pekat.

Baca juga: Samsung siap pasarkan TV seharga Rp1,5 miliar di Indonesia

Neo Quantum Processor 8K menggunakan teknologi deep-learning dan AI Upscaling untuk meningkatkan kualitas konten apapun menjadi konten berkualitas 8K.

Surround sound dengan Object Tracking Sound Pro (OTS Pro) menyajikan suara yang bergerak mengikuti gerakan obyek di setiap adegan. Fitur Spacefit Sound menghadirkan akustik terbaik berkat kemampuannya menganalisa bentuk dan material ruangan dan menyesuaikan audio secara otomatis. Infinity One Design membuat Neo QLED 8K semakin tipis dengan 0.8mm bezel.

Samsung Neo QLED 8K juga dirancang untuk menghadirkan pengalaman terbaik untuk semua aktivitas di rumah, mulai dari gaming, bekerja, hingga kebugaran.

Fitur FreeSync Premium Pro dan ALLM (Auto Low Latency Mode) menghadirkan gaming yang seamless tanpa screen tearing dan input latency yang rendah, hanya 5.8ms pada 4k 120hz.

Kemampuan ini ditopang oleh teknologi AMD FreeSync dan Motion Xcelerator Turbo+ untuk menampilkan gaming yang lebih smooth.

Ada juga Super Ultrawide GameView untuk rasio layar yang sangat lebar, 21:9 dan 32:9. Posisi layar juga bisa diatur sesuai ketinggian mata dan fitur Game Bar.
 
Samsung Neo QLED 8K TV. (ANTARA/Samsung Electronics Indonesia)


Selanjutnya, dengan bantuan fitur PC on TV, pengguna bisa mengakses dokumen yang ada di PC/laptop untuk ditampilkan di layar Neo QLED 8K.

Pengguna Samsung Galaxy bisa gunakan Samsung DeX untuk menampilkan dokumen kerja atau sekolah di layar TV. Untuk mendukung conference call, Neo QLED TV juga sudah dilengkapi aplikasi Google Duo, cukup hubungkan webcam menggunakan USB atau mirroring smartphone ke layar TV saat meeting.

Pengguna bisa tetap memantau konten TV sambil meeting berkat fitur Multi View. Samsung Neo QLED TV juga dilengkapi aplikasi SmartThings dan Digital Butler.

Neo QLED TV di Indonesia juga kini dilengkapi layanan Samsung Health dan fitur Smart Trainer.

Samsung Electronics juga menerapkan eco-packaging untuk semua Lifestyle TV dan sebagian besar produk Neo QLED TV pada tahun 2021, serta menghadirkan remote control yang bertenaga solar cell.

Prapemesanan Samsung Neo QLED TV dibuka pada tanggal 6-31 Mei 2021 melalui Samsung.com. Prapemesanan dibuka untuk Neo QLED 8K TV ukuran 65 dan 75 inci pada harga Rp51,9-Rp71,9 juta. Juga tersedia Neo QLED 4K TV ukuran 65 dan 75 inci pada harga Rp32,9– Rp61,9 juta.

Selama periode ini, dapatkan hadiah langsung senilai hingga Rp18 juta berupa paket Galaxy Ecosystem untuk Neo QLED 8K TV atau Galaxy S21 untuk Neo QLED 4K TV.

Neo QLED 8K TV juga akan tersedia pada ukuran 85 inci di bulan Juli 2021.

Baca juga: Mau beli Smart TV? Ini 5 Smart TV terbaik 2020

Baca juga: Samsung perkenalkan TV dengan resolusi 8K di CES 2019

Baca juga: Samsung Galaxy Note 3 Neo dikabarkan hadir bulan depan

 

Pewarta : Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar