KKP: Penyaluran KUR sektor kelautan dan perikanan capai Rp1,71 triliun

id kur sektor perikanan,kredit usaha rakyat,kkp

KKP: Penyaluran KUR sektor kelautan dan perikanan capai Rp1,71 triliun

Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP Artati Widiarti. ANTARA/HO-KKP

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyatakan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sektor kelautan dan perikanan triwulan I-2021 tercatat sudah mencapai Rp1,71 triliun dan dinikmati 50.224 debitur atau para pelaku usaha bidang kelautan dan perikanan.

"Alhamdulillah, ini bentuk komitmen kami dalam memberikan dukungan dan pendampingan ke pelaku usaha untuk bertahan dan bangkit di tengah pandemi Covid-19," kata Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP Artati Widiarti, Selasa.

Artati memaparkan, KUR sektor kelautan dan perikanan banyak terserap untuk usaha budidaya dengan total 15 ribu debitur dan total pencairan mencapai Rp620,4 miliar. Selanjutnya pengolah dan pemasar hasil perikanan yang mencapai Rp578,9 miliar dengan total 19 ribu debitur.

Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP juga mengungkapkan, untuk sektor penangkapan mencapai Rp367,9 miliar untuk 12 ribu debitur.

Dari sisi sebaran, Jawa Timur menempati posisi pertama dengan nilai sebesar Rp271,2 miliar untuk 7.935 debitur.

Baca juga: KKP rutinkan penebaran benih rajungan antisipasi penurunan populasi

Kemudian disusul Jawa Tengah sebesar Rp244,7 miliar untuk 7.182 debitur, Sulawesi Selatan Rp169,2 milyar untuk 4.972 debitur, dan Jawa Barat Rp168,5 miliar untuk 4.921 debitur.

"72 persen dicairkan oleh Bank BRI, sisanya ada Mandiri, BNI, BSI dan bank lainnya," papar Artati.

Melalui program KUR ini, ia mengutarakan harapannya agar pelaku usaha sektor kelautan dan perikanan bisa mengembangkan usahanya.

Terlebih, lanjutnya, pemerintah telah menaikkan plafon KUR tanpa jaminan menjadi Rp100 juta, dari sebelumnya Rp50 juta serta perpanjangan tambahan subsidi bunga KUR sebesar 3 persen selama 6 bulan sampai dengan 31 Desember 2021.

"Ke depannya, penyaluran KUR diharapkan dapat mendukung program-program prioritas KKP yang berbasis klaster, seperti kampung budidaya, kampung nelayan, dan kampung pengolahan ikan," ujarnya.

Menurut dia, sebagai salah satu bahan pangan yang dinantikan dan efektif meningkatkan imun tubuh di tengah Covid-19, ikan atau produk olahan dan turunannya akan selalu diburu oleh konsumen sehingga pihaknya juga menyatakan optimistis bahwa sektor kelautan dan perikanan bisa menjadi pemenang sekaligus pengungkit perekonomian nasional.

Baca juga: Menteri Trenggono ingin masyarakat ramaikan Lebaran dengan menu ikan

Pewarta : M Razi Rahman
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar