Warga Aceh positif COVID bertambah 57 orang

id Aceh,COVID-19,Berita Aceh,Pemprov Aceh,Virus Corona

Warga Aceh positif COVID bertambah 57 orang

Arsip Foto - Warga melakukan pemeriksaan sampel usap (swab) di Banda Aceh. ANTARA/Khalis

Banda Aceh (ANTARA) - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Aceh menyebutkan sebanyak 57 warga provinsi paling barat Indonesia itu terkonfirmasi positif virus corona per hari ini sehingga total kasus secara telah mencapai 12.214 orang.

"Hari ini penderita kasus baru COVID-19 di Aceh bertambah 57 orang, pasien sembuh 12 orang dan dua orang dilaporkan meninggal dunia," kata Juru Bicara COVID-19 Aceh Saifullah Abdulgani di Banda Aceh, Sabtu.

Dia menjelaskan penambahan paling banyak merupakan warga Banda Aceh yang mencapai 29 orang, Aceh Besar 11 orang, serta masing-masing empat orang Aceh Selatan dan Pidie.

Selanjutnya dua orang warga Kabupaten Gayo Lues, masing-masing satu orang warga Aceh Utara, Bener Meriah, Kota Sabang dan Lhokseumawe serta tiga orang warga luar daerah Aceh.

Sementara 12 pasien sembuh meliputi warga Kabupaten Aceh Besar lima orang, warga Bireuen juga lima orang serta dua orang warga Aceh Tamiang.

"Dua penderita COVID-19 yang meninggal dunia dalam 24 jam terakhir ini merupakan warga Banda Aceh," kata Jubir yang akrab disapa SAG itu.

Baca juga: Pantau mutasi COVID-19, Pemerintah Aceh kirimkan sampel ke Jakarta
Baca juga: Pengamat: Aceh masih perlu sosialisasi prokes secara masif


Hingga kini, secara akumulatif kasus COVID-19 di Tanah Rencong telah mencapai 12.214 orang, di antaranya penyintas yang telah sembuh 10.235 orang, pasien yang masih dirawat 1.487 orang dan meninggal dunia mencapai 492 orang.

Ia menambahkan bahwa 21 kabupaten/kota di Aceh merupakan zona oranye atau zona risiko sedang peningkatan kasus corona. Penularan virus di zona oranye masih tinggi dan berpotensi tidak terkendali, termasuk potensi penularan dari luar daerah.

Sedang daerah zona kuning atau zona risiko rendah penularan virus corona hanya Kabupaten Aceh Timur dan Aceh Tenggara. Namun kedua daerah itu juga belum tentu aman dari transmisi lokal.

"Semoga kita bertindak bijak dalam merayakan Idul Fitri saat ini dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat,” katanya.

Baca juga: Bertambah 26 orang, kasus COVID di Aceh mencapai 12.152
Baca juga: Cegah COVID-19, Pemkab Aceh Barat wajibkan pendatang pakai masker

Pewarta : Khalis Surry
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar