11 desa di dua kecamatan wilayah Kapuas Hulu dilanda banjir

id Banjir di 11 desa wilayah Kapuas Hulu

11 desa di dua kecamatan wilayah Kapuas Hulu dilanda banjir

Kondisi banjir di Kecamatan Kalis, wilayah Kapuas Hulu, Kalimantan Barat merendam akses jalan di dua desa daerah tersebut, Kamis (20/5/2021). ANTARA/Timotius/am.

Putussibau, Kapuas Hulu (ANTARA) -
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kapuas Hulu, Gunawan mengatakan 11 desa di Kecamatan Kalis dan Mentebah terendam banjir yang disebabkan curah hujan tinggi dan mengakibatkan sungai di daerah tersebut meluap.
 
"Di Kecamatan Kalis ada sembilan desa, sedangkan di Kecamatan Mentebah ada dua desa yang terendam banjir, banjir itu disebabkan curah hujan sehingga sungai meluap," kata Gunawan saat dihubungi di Putussibau Ibu kota Kabupaten Kapuas Hulu Kalimantan Barat, Kamis.
 
Disampaikan Gunawan, rata-rata ketinggian debit air di dua kecamatan tersebut 50 hingga 70 centimeter, sejumlah desa sudah berangsur surut dan ada juga desa yang kondisi airnya masih bertahan.
 
Menurut dia, sembilan desa di Kecamatan Kalis yang terendam banjir yaitu Desa Nanga Raun,Tapang Daan, Samarantau, Kalis Raya, Kalis, Segiam Peniung, Tekudak dan Desa Lebangan
 
" Ketinggian air bervariasi tergantung letak posisi permukaan tanah, banjir juga melanda Kecamatan Mentebah yaitu di Desa Nanga Mentebah dan Desa Tanjung Intan," jelas Gunawan.
 
Dikatakan Gunawan, dari laporan yang diterima BPBD Kapuas Hulu dari 11 desa yang dilanda banjir tersebut belum ada rumah yang terendam, namun banjir berdampak terhadap aktivitas masyarakat setempat.
 
Sementara itu, dari data yang di himpun dari berbagai pihak banjir juga melanda Kecamatan Bika, sejumlah dataran rendah di Kecamatan Putussibau Selatan dan Putussibau Utara.
Baca juga: Banjir rendam permukiman warga perbatasan RI-Malaysia saat Idul Fitri
Baca juga: Camat Badau: Banjir terjadi karena hujan dan pendangkalan sungai
Baca juga: BPBD Kapuas Hulu tinjau banjir di Silat Hilir
 

Pewarta : Teofilusianto Timotius
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar