Personel pengawas prokes di Terminal Kalideres ditambah

id terminal Kalideres,arus balik

Personel pengawas prokes di Terminal Kalideres ditambah

Kepala Terminal Kalideres Revi Zulkarnain ketika diwawancarai awak media di Jakarta Barat, Jumat (21/5/2021). ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna.

Jakarta (ANTARA) - Pengelola Terminal Kalideres di Jakarta Barat menambah jumlah personel internal dan gabungan untuk memperkuat pengawasan, khususnya protokol kesehatan (prokes) pemudik pada arus balik Lebaran.

"Petugas gabungan nanti berkeliling mengawasi dan mengingatkan pemudik untuk protokol kesehatan," kata Kepala Terminal Kalideres Revi Zulkarnain di Jakarta Barat, Jumat.

Sebelumnya, jumlah petugas dari Dinas Perhubungan mencapai 20 orang dan ditambah 20 orang petugas gabungan dari TNI, Polri dan Satpol PP.

Saat ini, jumlah personel ditambah menjadi 40 orang petugas dari Dinas Perhubungan dan 30 petugas gabungan TNI, Polri dan Satpol PP.

Penambahan personel itu seiring pergerakan penumpang pada arus balik yang mulai terlihat sejak larangan mudik berakhir pada Senin (17/5).

Baca juga: Penumpang arus balik di Terminal Kalideres capai 1.743 orang

Selain personel tersebut, lanjut dia, juga ada dari Dinas Kesehatan DKI, Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Puskesmas, BPBD Jakarta Barat dan Suku Dinas Sosial Jakarta Barat.

Sebelumnya, untuk mengantisipasi terjadinya puncak arus balik, Polda Metro Jaya memperpanjang pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya hingga 24 Mei 2021 dari mulanya pada 6-17 Mei 2021.

Sementara itu, dua posko kesehatan untuk tes usap antigen dan GeNose juga disediakan di Terminal Kalideres.

Revi menjelaskan fokus dalam tes usap antigen itu adalah bagi para pemudik yang baru tiba, kemudian diarahkan untuk melakukan tes usap antigen.

Namun, lanjut dia, tidak menutup kemungkinan para pemudik yang berangkat juga akan tes usap antigen secara acak.

Baca juga: Petugas gabungan minta pemudik terapkan prokes di Terminal Kalideres

Selama ini, lanjut dia, baru ada dua orang penumpang yang baru tiba positif COVID-19 berdasarkan hasil tes usap antigen pada Minggu (16/5).

Mereka kemudian ditangani oleh Puskesmas Kalideres untuk tes PCR dan ditindaklanjuti oleh Satgas COVID-19 di Kalideres.

Terminal Kalideres menyiagakan enam bus sekolah dari Dinas Perhubungan yang diperbantukan untuk mengevakuasi jika ada penumpang yang positif COVID berdasarkan tes usap antigen.

Sementara itu, berdasarkan data yang dikumpulkan Terminal Kalideres, jumlah penumpang yang tiba dari Minggu (16/5) hingga Kamis (20/5) mencapai total 1.743 orang.

Mereka sebagian besar berasal dari Banten dan beberapa kota di Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Baca juga: Enam bus disiapkan angkut pemudik positif COVID-19 di Kalideres

Jumlah penumpang itu diangkut menggunakan total 707 armada bus.

Sedangkan jumlah penumpang yang berangkat pada periode arus balik 16-20 Mei 2021 mencapai total 924 orang dengan diangkut 344 bus antarkota antarprovinsi (AKAP).

Sebagian besar penumpang yang mudik pada periode arus balik itu menuju beberapa kota di Sumatera di antaranya Padang dan Lampung.

Pewarta : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar