Pasien COVID-19 yang meninggal di Sumut bertambah empat orang

id Pasien COVID-19 yang meninggal di Sumut, satgas penanganan COVID-19 Sumut, Aris yudhariansyah, kasus terkonfirmasi COVID-19

Pasien COVID-19 yang meninggal di Sumut bertambah empat orang

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Sumut, dr Aris Yudhariansyah. (ANTARA/Evalisa Siregar)

Medan (ANTARA) - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Sumatera Utara mencatat jumlah pasien COVID-19 yang meninggal di daerah itu bertambah empat orang dalam satu hari sehingga total sudah 1.017 hingga 21 Mei.

"Empat pasien COVID-19 yang meninggal di Sumut itu masing-masing tiga dari Deliserdang dan satu asal Kota Medan," ujar Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Sumut, dr Aris Yudhariansyah di Medan, Jumat.

Bertambahnya lagi empat pasien COVID-19 yang meninggal dalam satu hari membuat total jumlah kasus meninggal sudah sebanyak 1.017 hingga 21 Mei.

Penambahan pasien meninggal sejalan dengan masih bertambahnya pasien suspek dan terkonfirmasi.

Baca juga: Kemenkumham serahkan proses hukum ASN jual vaksin COVID-19 ke polisi

Baca juga: Gubernur Sumut akan pecat dokter ASN jual vaksin COVID-19


Pasien terkonfirmasi dalam hari yang sama bertambah 97 orang sehingga totalnya menjadi 31.105.

Penambahan 97 pasien terkonfirmasi terbanyak tetap dari Kota Medan dan Deliserdang dengan masing-masing 33 dan 23 orang.

"Satgas terus berharap agar masyarakat menjalankan prokes (protokol kesehatan) dengan maksimal karena pandemi COVID-19 masih berlanjut, " ujar Aris.

Penambahan kasus pasien terkonfirmasi dan meninggal menunjukkan prokes belum dipatuhi warga.

Padahal, katanya, pemerintah sudah melakukan berbagai upaya untuk menekan penyebaran COVID-19.

Terakhir, ujar Aris, Pemprov Sumut melakukan penutupan operasional tempat-tempat hiburan malam mulai 18-31 Mei.*

Baca juga: Polisi amankan oknum ASN Dinkes Sumut yang diduga jual vaksin COVID-19

Baca juga: 1.246 pasien COVID-19 di Sumut masih dirawat di rumah sakit

Pewarta : Evalisa Siregar
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar