Kemarin, evakuasi pasien COVID-19 hingga korban kecelakaan kapal

id berita kemarin, humaniora, Kesra, kesehatan, kapal tenggelam

Kemarin, evakuasi pasien COVID-19 hingga korban kecelakaan kapal

Titik pencarian korban hilang dari tenggelamnya KM Wicly Jaya Sakti di perairan timur Jambi. ANTARA/HO-Ist-Basarnas.

Jakarta (ANTARA) - Beragam peristiwa di Humaniora terjadi di Indonesia pada Minggu (23/5), mulai dari Evakuasi puluhan warga positif COVID-19, korban kecelakaan di Jambi, hingga kepulangan ribuan pekerja migran di NTB.

Berikut rangkuman berita metropolitan yang disajikan oleh LKBN ANTARA.

 35 warga positif COVID-19 di Griya Melati Kota Bogor dievakuasi

Satgas Penanganan COVID-19 Kota Bogor mengevakuasi 35 dari 46 warga terkonfirmasi positif COVID-19 di Perumahan Griya Melati ke Pusat Isolasi COVID-19 kota setempat serta satu orang dengan komorbid ke rumah sakit rujukan guna memutus dan meminimalisasi penularan di perumahan tersebut.

Selengkapnya bisa dibaca di sini

Satu korban kecelakaan KM Wicly Jaya Sakti di perairan Jambi ditemukan

Tim SAR menemukan satu dari delapan orang yang hilang dalam kecelakaan Kapal Motor Wicly Jaya Sakti di Perairan Nipah Panjang, Kabupaten Tanjungjabung Timur, Provinsi Jambi, pada Sabtu (23/5) pukul 12.45 WIB.

Selengkapnya bisa dibaca di sini

Sumbar minta rumah sakit tambah tempat tidur untuk pasien COVID-19

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) meminta pengelola rumah sakit di kabupaten dan kota di wilayahnya menambah tempat tidur untuk pasien COVID-19 guna menghadapi kemungkinan terjadi lonjakan kasus penularan virus corona.

Selengkapnya bisa dibaca di sini

13.541 pekerja migran Indonesia asal NTB kembali ke kampung halaman

Sedikitnya 13.541 pekerja migran Indonesia (PMI) asal Nusa Tenggara Barat (NTB) selama periode Januari hingga Mei 2021 pulang kampung.

Selengkapnya bisa dibaca di sini

Cegah COVID-19, objek wisata di Kudus-Jateng diimbau tutup sementara

Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mengimbau kepada semua pengelola objek wisata untuk menutup sementara kegiatan mereka demi menghindari kerumunan sebagai antisipasi penyebaran virus corona jenis baru penyebab COVID-19.

Selengkapnya bisa dibaca di sini

Pewarta : Andi Firdaus
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar