MPR: Hari Lahir Pancasila momentum bangun kembali kebersamaan

id MPR RI,Bamsoet,Hari Kelahiran Pancasila

MPR: Hari Lahir Pancasila momentum bangun kembali kebersamaan

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengikuti Upacara Hari Kelahiran Pancasila secara daring di Jakarta, Selasa (1/6/2021). ANTARA/HO-MPR RI.

Jakarta (ANTARA) - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengajak seluruh elemen bangsa menjadikan peringatan Hari Kelahiran Pancasila sebagai momentum untuk membangun kembali kebersamaan, gotong royong, dan optimisme rasa kebangsaan di tengah pandemi COVID-19.

"Gotong royong dan optimisme rasa kebangsaan di tengah pandemi COVID-19 dengan tetap mematuhi protokol kesehatan akan membawa Indonesia menjadi lebih tangguh dan lebih maju," kata dia dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Hal itu dikatakan Bamsoet panggilan akrab Bambang Soesatyo usai mengikuti Upacara Hari Kelahiran Pancasila secara daring di Jakarta, Selasa.

Baca juga: MPR: Hari Lahir Pancasila momentum bangun kembali rasa kebersamaan

Dia mengatakan, Presiden RI pertama Soekarno pada 76 tahun lalu telah menegaskan bahwa Indonesia adalah negara gotong royong.

Menurut dia, sikap gotong royong yang merupakan pengejawantahan dari sila Pancasila harus terus ditumbuhkan dan dikembangkan seluruh elemen bangsa agar Indonesia mampu segera terbebas dari pandemi COVID-19.

Dia menilai semangat gotong royong yang digelorakan Bung Karno sangat terasa di tengah masyarakat selama pandemi.

"Rasa senasib sepenanggungan muncul dengan melakukan berbagai aksi kemanusiaan membantu sesama yang terkena dampak COVID-19. Rakyat mematuhi imbauan pemerintah untuk menerapkan protokol kesehatan dengan menjaga jarak, memakai masker serta mencuci tangan sebagai bagian untuk bersama memutus mata rantai COVID-19," ujarnya.

Ia memaparkan data per-tanggal 31 Mei 2021 jumlah penduduk Indonesia yang telah mendapatkan vaksinasi tahap I mencapai 16.413.672 orang. Sementara itu vaksinasi tahap II sudah diberikan kepada 10.631.835 orang.

Baca juga: MPR akui masih ada pandangan abaikan kehadiran Pancasila

"Pemerintah menargetkan akan melakukan vaksinasi minimal 181.554.465 jiwa untuk mencapai 'herd immunity'," katanya.

Politisi Partai Golkar itu menilai semua pihak harus menyukseskan program vaksinasi pemerintah, khususnya melalui vaksinasi gotong royong.

Menurut dia, vaksinasi gotong royong yang dilaksanakan perusahaan bagi para buruh dan karyawan ini merupakan salah satu wujud sifat gotong royong dalam membantu pemerintah menanggulangi pandemi COVID-19.

Dia mengaku optimistis keberhasilan program vaksinasi COVID-19 akan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia sehingga diharapkan pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 4 hingga 5 persen di akhir tahun 2021.

"Keberhasilan vaksinasi COVID-19 akan menjadi kunci utama pemulihan ekonomi nasional. Selain tetap perlu penerapan protokol kesehatan secara ketat di masyarakat," katanya.

Baca juga: Bamsoet luncurkan buku ke-19 terkait urgensi haluan negara

Dia menilai ketika "herd immunity" masyarakat telah terbentuk dengan baik, otomatis roda perekonomian yang terpuruk akibat pandemi bisa kembali tumbuh.

Upacara Hari Kelahiran Pancasila dipimpin langsung Presiden Joko Widodo dari Istana Kepresidenan Bogor. Dalam acara tersebut Bamsoet didaulat membaca Teks Pancasila dengan mengenakan pakaian adat Aceh.

Sementara itu Ketua DPR RI Puan Maharani membacakan naskah Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.


Pewarta : Imam Budilaksono
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar