33 penghafal kitab suci daftar PPDB SMP Surabaya jalur prestasi

id PPDB,SMP,penghafal kitab suci,PPDB jalur prestasi,Dispendik surabaya

33 penghafal kitab suci daftar PPDB SMP Surabaya jalur prestasi

Dokumentasi - Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sekolah menengah pertama (SMP) Tahun Ajaran Baru 2021 di Kota Surabaya. ANTARA/HO-Humas Pemkot Surabaya/am.

Surabaya (ANTARA) - Sedikitnya 33 anak penghafal kitab suci dari lima agama mendaftarkan diri sebagai calon peserta didik dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sekolah menengah pertama (SMP) jalur prestasi di Kota Surabaya.

Plt. Kepala Bidang (Kabid) Sekolah Menengah Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya Tri Aji Nugroho di Surabaya, Sabtu, mengatakan hingga Jumat (4/6), calon peserta didik yang sudah mengisi formulir keikutsertaan sebanyak 33 orang dengan rincian pendaftar Agama Hindu sebanyak 6 orang, Agama Islam 7 orang, Agama Katolik 4 orang, dan Agama Kristen 16 orang.

"Secara umum, ketentuan jalur penghafal kitab suci dapat diikuti oleh calon peserta didik yang memiliki kartu keluarga Kota Surabaya serta sudah melakukan validasi dan mendapatkan PIN pendaftaran," katanya.

Menurut dia, rangkaian pendaftaran untuk PPDB jalur penghafal kitab suci telah dimulai sejak Kamis (3/6). Langkah pertama adalah CPDB mengisi formulir keikutsertaan melalui laman https://eoffice.dispendik.surabaya.go.id/penghafal_kitab_suci. Pengisian formulir keikutsertaan ditutup pada Minggu (6/6/2021).

Baca juga: Penghafal Al Quran bisa masuk jalur prestasi di PPDB Mataram

Baca juga: IPB buka jalur prestasi untuk penghafal Alquran


Aji menjelaskan, setelah mengisi formulir keikutsertaan, CPDB langsung otomatis menerima jadwal tes. Untuk tes penghafal kitab suci, Dispendik Surabaya bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya.

"Jadwal tes dimulai pada Senin (7/6) sampai Jumat (11/6) di Kantor Kementerian Agama Surabaya. Bagi yang lolos tes kemudian akan mendapat sertifikat untuk digunakan mendaftar pada jalur prestasi yang dibuka pada 16-20 Juni," katanya.

Aji mengatakan, berdasar hasil koordinasi dengan Kantor Kementerian Agama Surabaya, tiap agama mempunyai kriteria hafalan yang berbeda.

Untuk Agama Islam jumlah hafalan 5 juz di dalam Alquran, Agama Kristen dengan jumlah hafalan 30 juz Alkitab yang diambil dari materi pelajaran Pendidikan Agama Kristen sesuai Kurikulum Nasional 2013 kelas 4, 5, dan 6.

Sedangkan Katolik, dapat memilih salah satu Mazmur pada Hari Raya Pentakosta, Natal, Paskah, Harian, Pelindung (peringatan wajib) dan Jumat Agung. Agama Hindu jumlah hafalan sebanyak 10 Sloka Kitab Suci Weda, Konghucu jumlah hafalan delapan Pengakuan Iman dan Keimanan Pokok Agama Konghucu baik yang Bahasa Mandarin dan Bahasa Indonesia.

Sedangkan untuk Agama Buddha, CPDB dapat memilih salah satu jenis hafalan dari empat pilihan. Pilihan pertama adalah 5 ayat Kitab Suci Dhammapada, kedua adalah 5 Paritta pada Paritta Suci Tripitaka, pilihan ketiga adalah 10 Sutra Pendek (Mahayana), dan terakhir adalah Doa Berkah (Maitreya). (*)

Baca juga: Universitas Jambi buka penerimaan mahasiswa jalur penghafal kitab suci

Baca juga: 14 pelajar di Padang masuk SMP lewat jalur penghafal Al Quran

Pewarta : Abdul Hakim
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar