Kasus COVID-19 bertambah 5.832, DKI Jakarta penyumbang terbanyak

id kasus covid indonesia,penularan covis,pengendalian covid

Kasus COVID-19 bertambah 5.832, DKI Jakarta penyumbang terbanyak

Dokumentasi - Petugas kesehatan mendatangi pedagang pasar untuk melakukan pemeriksaan guna mendeteksi penularan COVID-19 di Jalan Indrakila, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (5/6/2021). ANTARA FOTO/Didik Suhartono.

Jakarta (ANTARA) - Jumlah akumulatif kasus COVID-19 di Indonesia pada Minggu bertambah 5.832 menjadi total 1.856.038 kasus dan DKI Jakarta tercatat sebagai provinsi dengan penambahan kasus paling banyak.

Menurut data Satuan Tugas Penanganan COVID-19 pada Minggu siang, penambahan kasus COVID-19 paling banyak terjadi di DKI Jakarta (1.019) disusul Jawa Tengah (890), dan Jawa Barat (869).

Sementara itu, jumlah penderita infeksi virus corona yang sembuh tercatat bertambah 4.187 menjadi total 1.705.971 orang di seluruh Indonesia.

DKI Jakarta tercatat sebagai provinsi dengan penambahan jumlah penderita COVID-19 sembuh tertinggi (884) disusul Riau (737) serta Bangka Belitung dan Jawa Timur dengan masing-masing 189 pasien sembuh.

Satuan Tugas juga mencatat jumlah penderita COVID-19 yang meninggal dunia bertambah 163 orang menjadi total 51.612 orang sejak kasus pertama infeksi virus corona tipe baru dikonfirmasi di Indonesia pada Maret 2020 sampai sekarang.

Kasus kematian akibat COVID-19 pada Minggu dilaporkan paling banyak terjadi di Jawa Tengah (40) disusul Jawa Timur dan DKI Jakarta dengan masing-masing 20 kasus kematian.

Sedangkan jumlah kasus aktif, yang mencakup penderita infeksi virus corona yang menjalani perawatan maupun karantina mandiri, dilaporkan bertambah 1.482 menjadi total 98.455 kasus pada Minggu.

Jumlah akumulatif kasus COVID-19 di DKI Jakarta tercatat paling banyak dengan total 435.135 kasus disusul Jawa Barat dengan total 319.761 kasus dan Jawa Tengah dengan total 205.232 kasus.

Jumlah akumulatif penderita infeksi virus corona yang sembuh di DKI Jakarta juga tercatat paling banyak (416.130 orang) disusul Jawa Barat (295.224 orang) dan Jawa Timur (142.902 orang). 

Sedangkan Jawa Timur tercatat sebagai provinsi dengan jumlah akumulatif penderita COVID-19 meninggal paling banyak (11.478 orang) disusul Jawa Tengah (9.388 orang) dan DKI Jakarta (7.293 orang).

Baca juga:
Indonesia dapat tambahan 313.100 dosis vaksin AstraZeneca
Tingkat kesembuhan pasien COVID-19 di Sulteng naik jadi 95,26 persen

Pewarta : Andi Firdaus
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar