Indocement tanam 100 pohon di area mata air Cikukulu Bogor

id Indocement, tanam pohon, mata air

Indocement tanam 100 pohon di area mata air Cikukulu Bogor

Aksi penghijauan bertajuk “Bersih Airku, Hijaukan Bumiku” yang diselenggarakan oleh Indocement. (ANTARA/HO-Indocement)

Citeureup, Bogor (ANTARA) - PT Indocement Tunggal Prakarsa menanam sebanyak 100 bibit pohon di area mata air Cikukulu, Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat dalam aksi penghijauan bertajuk “Bersih Airku, Hijaukan Bumiku”.

"Mata air Cikukulu merupakan sumber mata air khususnya bagi masyarakat Desa Lulut dan Leuwikaret yang merupakan dua dari 12 desa mitra yang berdampingan dengan Kompleks Pabrik Citeureup," ungkap Direktur dan Sekretaris PT Indocement, Antonius Marcos di Citeureup, Bogor, Minggu (6/6).

Kegiatan tersebut melibatkan beberapa elemen, seperti Indocement yang diwakili oleh Divisi CSR dan Mining, Pecinta Alam Indocement (PALINDO), Pecinta Alam Leuwikaret (PALIKAR), Pencinta Alam Desa Lulut (T-Delpi), Kelompok Tani Sauyunan, serta pemerintahan desa setempat.

Menurutnya, Indocement terus memantau dan memastikan mata air ini tetap memenuhi standar air bersih sesuai Permenkes tahun 1990.

Selain melakukan penghijauan, Indocement juga telah memfasilitasi warga Desa Lulut dan Leuwikaret agar dapat memanfaatkan air dari Mata air Cikukulu dengan cara membangun jaringan pipa air ke dua desa tersebut. Sehingga warga di kedua desa tersebut tidak kekurangan air, terutama saat musim kering.

Sebagai informasi, pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2021, Indocement menyelenggarakan acara penanaman pohon di tiga lokasi kompleks pabrik yaitu Kompleks Pabrik Citeureup, Bogor, Kompleks Pabrik Cirebon, Cirebon, dan Kompleks Pabrik Tarjun, Kotabaru, Kalimantan Selatan.

Sampai dengan Juni 2021, di tiga kompleks pabrik, Indocement telah menanam lebih dari 13.000 bibit pohon yang terdiri beragam jenis pohon yang disesuaikan dengan tanaman lokal yang ada di tiap daerah, beberapa jenis pohon seperti Trembesi, Kluwih, dan Teureup di Kompleks Pabrik Citeureup, pohon Mahoni, Kesammbi, Asem, Sonokeling, Jati, Kedawung, dan Jamblang di Kompleks Pabrik Cirebon, dan mangrove di Kompleks Pabrik Tarjun.

Antonius mengatakan, hal tersebut merupakan bentuk komitmen Indocement untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga lingkungan hidup dan menjalankan bisnis yang ramah lingkungan secara berkelanjutan, serta mengedukasi masyarakat agar tetap menjaga kelestarian lingkungan.

Baca juga: Disaksikan Presiden, 1.000 karyawan Indocement divaksin Gotong Royong

Baca juga: Pendapatan Indocement meningkat jadi Rp3,4 triliun di kuartal I/2021


 

Pewarta : M Fikri Setiawan
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar