Biden tekan PM Inggris untuk tidak ingkari Protokol Irlandia Utara

id Presiden Amerika Serikat,Joe Biden,PM Inggris,Boris Johnson,protokol irlandia utara,Brexit,Inggris Uni Eropa,Uni Eropa

Biden tekan PM Inggris untuk tidak ingkari Protokol Irlandia Utara

Presiden AS Joe Biden / ANTARA FOTO/REUTERS/Tom Brenner/AWW/sa. (REUTERS/TOM BRENNER)

London (ANTARA) - Presiden Amerika Serikat Joe Biden akan memperingatkan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson untuk tidak mengingkari kesepakatan Brexit -- Protokol Irlandia Utara -- ketika mereka bertemu untuk pertama kalinya di KTT G7 pekan ini.

Hal itu disampaikan dalam laporan The Times pada Senin yang mengutip beberapa narasumber yang tidak disebutkan namanya.

Memelihara perdamaian yang rapuh di Irlandia Utara tanpa memberikan suatu pintu belakang bagi Inggris untuk ke pasar Uni Eropa melalui perbatasan darat Inggris-Irlandia sepanjang 500 kilometer adalah salah satu masalah paling sulit dalam pembicaraan tentang perceraian Inggris dari EU (Brexit).

Baca juga: Jerman: Inggris harus hormati protokol Irlandia Utara

Masalah sulit itu akhirnya diselesaikan, sebagian, melalui Protokol Irlandia Utara yang merupakan salah satu hasil dari kesepakatan Brexit.

Namun, serikat-serikat pekerja di provinsi itu mengatakan protokol tersebut bertentangan dengan kesepakatan damai 1998 dan Inggris mengatakan Protokol itu tidak bersifat berkelanjutan dalam bentuknya saat ini.

Biden, yang bangga dengan warisan darah Irlandia-nya, akan menggunakan pertemuan dengan Johnson pada Kamis (10/6) untuk secara eksplisit menyatakan dukungan AS untuk Protokol Irlandia Utara.

Dia juga akan memperingatkan bahwa prospek kesepakatan perdagangan AS dengan Inggris akan rusak jika situasinya tetap tidak terselesaikan, demikian diberitakan oleh The Times.

Biden pun akan menjelaskan kepada Uni Eropa bahwa dia mengharapkan blok itu untuk berhenti bersikap "birokratis" dan mengadopsi pendekatan yang lebih fleksibel untuk implementasi perjanjian tersebut, kata surat kabar itu.

Selama negosiasi Brexit, Uni Eropa dan Inggris menyetujui Protokol Irlandia Utara yang menyatakan bahwa tidak akan ada pemeriksaan baru atas barang yang melintasi perbatasan antara Irlandia Utara-- yang merupakan bagian dari wilayah Inggris Raya-- dan Republik Irlandia. Protokol itu bertujuan untuk menghindari batas keras antara Irlandia Utara dan Republik Irlandia serta memastikan integritas pasar tunggal Uni Eropa.

Sumber: Reuters

Baca juga: EU: ketegangan dengan Inggris karena Brexit, bukan protokol Irlandia
Baca juga: EU batalkan rencana pembatasan ekspor vaksin lewat perbatasan Irlandia

 

Pewarta : Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar