Wali Kota Palangka Raya minta tingkatkan antisipasi karhutla

id fairid naparin,palangka raya,karhutla

Wali Kota Palangka Raya minta tingkatkan antisipasi karhutla

Petugas melakukan pengecekan sumur bor untuk memastikan kesiapan pemadaman kebakaran lahan di lapangan. ANTARA/dokumen

Palangka Raya (ANTARA) - Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin meminta  semua elemen masyarakat di Ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah untuk meningkatkan antisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan.

"Ancaman karhutla semakin nyata. Bahkan sampai saat ini sudah beberapa terjadi kebakaran lahan. Perlu peran aktif masyarakat dalam mengantisipasinya," kata Fairid di Palangka Raya, Selasa.

Menurut dia salah satu peran masyarakat dalam mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan, yakni dengan tidak membakar atau memastikan lahan yang dimiliki tidak terbakar.

"Peran masyarakat sangat diperlukan agar upaya pemerintah dalam mengantisipasi dan menangani karhutla maksimal," jelasnya.

Di sisi lain dalam upaya antisipasi dan penanganan kebakaran hutan dan lahan Pemerintah "Kota Cantik" juga memaksimalkan peran masyarakat terutama di tingkat kelurahan yang sudah terbentuk Kelurahan Siaga dan Tangguh Bencana.

Fairid keberadaan Kelurahan Siaga dan Tangguh Bencana merupakan upaya meningkatkan keterlibatan masyarakat secara langsung dalam mengantisipasi dan menangani bencana.
Baca juga: Palangka Raya siapkan tujuh posko penanganan Karhutla
Baca juga: Lahan gambut di Palangka Raya mulai terbakar


Masyarakat selalu garda terdepan harus memiliki kemampuan memahami dan manajemen penanggulangan bencana salah satunya karhutla. Peran antisipasi dan penanggulangan bencana itu setidaknya mencakup wilayah tempat tinggal.

Untuk itu, setiap masyarakat yang terlibat di dalam Kelurahan Siaga dan Tangguh Bencana telah mendapatkan bekal manajemen pengelolaan bencana alam terutama kebakaran hutan dan lahan juga telah diberikan pemerintah melalui pelatihan.

Manajemen tersebut meliputi pemetaan bencana dan kebutuhan penanganan, rencana aksi hingga strategi upaya pemadaman di lapangan. Termasuk manajemen komunikasi dan koordinasi dengan lintas lembaga.

Sementara itu, berdasar catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Palangka Raya belum lama ini juga telah terjadi kebakaran lahan di wilayah Kelurahan Bukit Tunggal.
Meski demikian pada kejadian pada Minggu (6/5) api berhasil dijinakkan tim pemadam yang tiba di lokasi. Guna memastikan penyebab kebakaran, pihak kepolisian pun melakukan penyelidikan mendalam.
Baca juga: Palangka Raya gencarkan patroli untuk cegah kebakaran hutan dan lahan
Baca juga: Palangka Raya siaga darurat kebakaran hutan-lahan

Pewarta : Rendhik Andika
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar