Pasien COVID-19 meninggal di Bangka Barat tambah delapan

id Cegah covid,Ingat pesan ibu,Pakai masker,Vaksin untuk kita

Pasien COVID-19 meninggal di Bangka Barat tambah delapan

Juri Bicara Satgas Pengendalian COVID-19 Kabupaten Bangka Barat, M Putra Kusuma. (ANTARA/ Donatus Dasapurna)

Mentok, Babel (ANTARA) - Pasien COVID-19 meninggal dunia di Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, bertambah delapan orang dalam enam hari terakhir sehingga totalnya menjadi 30 orang selama pandemi berlangsung.

"Dalam enam hari terakhir setiap hari terjadi kasus meninggal dunia warga yang sebelumnya berdasarkan pemeriksaan dinyatakan positif COVID-19," kata Juru Bicara Satgas Pengendalian COVID-19 Kabupaten Bangka Barat, M Putra Kusuma di Mentok, Kamis.

Baca juga: Usai ada klaster hajatan, Satgas COVID-19 Bekasi larang resepsi nikah

Menurut dia, kasus penularan virus di daerah itu juga masih tinggi sehingga perlu peningkatan kewaspadaan dan penerapan disiplin protokol kesehatan, memakai masker, rajin cuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

"Minimal gunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan menjaga jarak untuk meminimalkan risiko penularan," katanya.

Baca juga: Awal Juni kasus konfirmasi positif COVID-19 di Sleman-DIY naik tinggi

Ia menjelaskan, sebanyak delapan kasus meninggal dunia yang terjadi dalam enam hari terakhir dimulai pada Sabtu (5/6) satu orang dari Parittiga, Minggu (6/6) satu orang dari Parittiga, Senin (7/6) dua orang dari Mentok dan Parittiga, Selasa (8/6) satu orang dari Mentok, Rabu (9/6) dua orang dari Parittiga dan Tempilang dan hari ini satu kasus di Kecamatan Parittiga.

"Sebagian besar pasien yang meninggal dunia merupakan warga lanjut usia dan seluruhnya memiliki penyakit penyerta," katanya.

Baca juga: Satgas: Peningkatan kasus COVID-19 usai Lebaran lebih rendah dari 2020

Untuk satu kasus pasien COVID-19 meninggal dunia yang dirilis hari ini berasal dari Kecamatan Parittiga berinisial nyonya Am (50) warga Desa Cupat yang meninggal dunia di RSUP Soekarno, Pangkalpinang.

"Jenazah sudah dimakamkan di Permakaman Desa Cupat dengan menggunakan tata cara pemakaman jenazah COVID-19. Kami berbelasungkawa sedalam-dalamnya dan untuk keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan ketabahan dan kekuatan," katanya.

Dengan adanya tambahan kasus tersebut, selama pandemi COVID-19 berlangsung, pasien yang sebelumnya sudah diperiksa dan hasilnya menunjukkan positif COVID-19 yang akhirnya meninggal dunia menjadi sebanyak 30 orang, berasal dari Mentok 10 orang, Jebus empat orang, Parittiga enam orang, Kelapa empat orang dan Tempilang enam orang.

Untuk jumlah kasus COVID-19 secara keseluruhan tercatat sebanyak 2.373 orang, pasien yang dinyatakan sembuh atau selesai karantina 2.141 orang dan pasien yang masih menjalani perawatan, karantina dan isolasi mandiri sebanyak 202 orang.

Pewarta : Donatus Dasapurna Putranta
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar