Puluhan ribu mahasiswa berkegiatan di luar kampus

id Nadiem Makarim,Kampus Merdeka,Festival Kampus Merdeka,magang,aa

Puluhan ribu mahasiswa berkegiatan di luar kampus

Presiden Joko Widodo mendengarkan perbincangan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim dalam sebuah diskusi mengenai Kampus Merdeka yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Selasa (15/6/2021). Diskusi tersebut juga dihadiri oleh Ketua Forum Rektor Indonesia Profesor Arif Satria, Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah, Direktur Utama Tokopedia William Tanuwidjaja, dan sejumlah perwakilan mahasiswa. ANTARA/HO-Biro Pers Setpres/aa.

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim mengatakan puluhan ribu mahasiswa melakukan kegiatan di luar kampus melalui Kampus Merdeka.

“Pemerintah menyediakan kesempatan bagi puluhan ribu mahasiswa untuk berkegiatan di luar kampus pada 2021,” ujar Nadiem dalam kegiatan Festival Kampus Merdeka yang dipantau di Jakarta, Selasa.

Dia menambahkan kesempatan tersebut terdiri dari 15.000 magang bersertifikat, 5.000 studi independen, kerja sama 160 perusahaan dan organisasi kelas dunia, 35.000 kesempatan berbakti melalui Kampus Mengajar, 20.000 pertukaran pelajar dalam negeri, dan 1.000 pertukaran pelajar internasional.

Baca juga: Presiden: Mahasiswa jangan hanya belajar di kampus

“Ini adalah angka-angka yang cukup luar biasa, bahwa mulai saja sudah besar seperti ini. Kita bayangkan kalau kita bisa terus tingkatkan angka-angka ini dalam beberapa tahun ke depan. transformasi perguruan tinggi akan menjadi studi kasus bagi negara maju,” terang dia.

Nadiem menjelaskan selama ini, ada keluhan dari kampus yang sulit berkolaborasi dengan industri. Namun dengan Kampus Merdeka, kampus dan industri bisa saling berkolaborasi.

Dia menjelaskan pihaknya bukan hanya mengeluarkan kebijakan, tetapi menginginkan mahasiswa baru keluar dari kampus. Hal itu merupakan paradigma baru dalam pendidikan tinggi.

“Kita yang membantu universitas carikan dan menciptakan program- program ini untuk membantu mengakselerasi mereka. Pemerintah bukan hanya regulator saja tetapi pemimpin yang melayani,” kata Nadiem.

Festival Kampus Merdeka digelar untuk menginformasikan program-program unggulan Kampus Merdeka pada publik serta meningkatkan pemahaman warga pendidikan terkait kebijakan Kampus Merdeka. Selain itu, festival Kampus Merdeka bertujuan mendorong para pemangku kepentingan pendidikan berpartisipasi dan berperan aktif menggerakkan program-program Kampus Merdeka.

Dalam kegiatan itu, para dosen dan mahasiswa dapat memilih ruang virtual yang diinginkan untuk melihat industri mana saja yang sudah bergabung dan siap berdiskusi seputar implementasi kebijakan Kampus Merdeka. ***3***

Baca juga: Mendikbudristek ingin ciptakan sistem pendidikan tinggi berkolaborasi
Baca juga: Presiden taruh sejumlah harapan terhadap lulusan perguruan tinggi


Pewarta : Indriani
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar