Pemprov Sulawesi Selatan siapkan penjemputan pekerja migran

id Pekerja migran sulsel,Pekerja asal malaysia

Pemprov Sulawesi Selatan siapkan penjemputan pekerja migran

Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani pada acara sosialisasi PMI di Makassar, Senin,(14/6/2021). ANTARA/HO-Humas Pemprov Sulsel/am.

Makassar (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyiapkan rencana penjemputan para Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Sulsel yang tengah diupayakan dipulangkan dari Malaysia, Juni-Juli 2021.

Kepala Disnakertrans Sulsel Darmawan Bintang dalam keterangannya di Makassar, Rabu, mengatakan sudah mendengar rencana pemulangan sebanyak 7.300 PMI di Malaysia oleh pusat dalam hal ini Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).

"Jadi kita siapkan penjemputan di Pelabuhan Parepare dan Makassar. Kami juga koordinasi kepada kabupaten dan kota untuk kemudian mengawal ke daerah masing-masing," katanya.

Terkait berapa jumlah pekerja migran asal Sulsel dari 7.300 orang tersebut, ia mengaku belum mendapatkan data resmi.

Baca juga: BP2MI dan Pemprov Sulsel kolaborasi atasi masalah pekerja migran

Baca juga: Sulsel terapkan pelayanan satu atap pekerja migran Indonesia


Namun demikian, Pemprov Sulsel dalam hal ini siap memberikan layanan agar para pekerja yang harus dideportasi dari Malaysia.

Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani mengatakan pihaknya sudah berkomitmen untuk menjemput para PMI untuk dikembalikan ke daerah masing-masing dengan selamat.

"Jumlahnya itu 7.300 PMI dari Malaysia. Pasti banyak dari Sulsel meski bukan dominan," ujarnya.

"Para pekerja migran yang berangkat secara non prosedural tentu riskan mendapatkan masalah. Kita bisa menekan, dengan cara pemberangkatan secara legal," lanjutnya.

Baca juga: Pemkot Malang selidiki perizinan BLK sebabkan lima calon PMI kabur

Baca juga: Jumlah pekerja migran tiba di Pamekasan capai 988 orang

Pewarta : Abdul Kadir
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar