Pelari AS Allyson Felix lolos ke Olimpiade untuk kelima kalinya

id allyson felix,lari,atletik,olimpiade tokyo

Pelari AS Allyson Felix lolos ke Olimpiade untuk kelima kalinya

Pelari Amerika Serikat Allyson Felix (kanan) saat turun di nomor 400m putri pada ujicoba Tim Olimpiade AS di Lapangan Hayward, 18 Juni 2021. ANTARA/Reuters/USA TODAY Sports/Kirby Lee

Jakarta (ANTARA) - Allyson Felix merebut tiket ke Olimpiade untuk kelima kalinya berturut-turut setelah finis kedua dalam final uji coba trek dan lapangan 400 meter di Amerika Serikat (AS), Minggu.

Pelari putri berusia 35 tahun itu sebelumnya tampil meragukan dalam laga final uji coba tersebut, namun ia terus berjuang keras dan berhasil mendarat di posisi kedua di belakang pemenang Quanera Hayes.

"Sungguh, ini butuh perjuangan besar untuk bisa finis kedua, dan satu hal yang saya tahu, saya harus terus bertarung, dan saya sudah berhasil melakukannya," kata Felix dengan penuh sukacita, seperti dikutip AFP, Senin.

Baca juga: PASI kirim atlet putri Alvin Tehupeiory ke Olimpiade Tokyo 2020
Baca juga: Atletik Dunia izinkan Rusia berlaga di Olimpiade Tokyo

Felix yang merupakan satu-satunya pelari putri dalam sejarah yang memenangkan enam medali emas di lintasan Olimpiade itu finis kedua dengan catatan waktu 50,02 detik, sementara pemeringkat pertama Hayes finis dalam waktu 49,78 detik.

Wadeline Jonathas juga merebut tiket ke Olimpiade Tokyo setelah finis di urutan ketiga dengan catatan waktu 50,03 detik.

Dengan hasil tersebut, Felix memastikan masih memiliki kesempatan untuk menambah koleksi medali Olimpiade dan Kejuaraan Dunia sebelum dia memutuskan pensiun setelah Olimpiade Tokyo bulan depan.

"Saya hanya ingin memanfaatkan semua pengalaman saya, dan membuat Olimpiade kelima saya nanti terasa sangat spesial," tambah Felix yang sudah memiliki anak perempuan berusia 2,5 tahun bernama Camryn itu.

Baca juga: Mo Farah terancam tak bisa ikuti 10.000m Olimpiade Tokyo
Baca juga: PASI optimistis Zohri tampil optimal di Olimpiade Tokyo


Pewarta : Rr. Cornea Khairany
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar