Prajurit Lantamal VI buka daerah terisolir di Kepulauan Selayar

id tmmd lantamal vi

Prajurit Lantamal VI buka daerah terisolir di Kepulauan Selayar

Prajurit Lantamal VI bersama prajurit lainnya dari AU, AD dan Polri melakukan pengerjaan jalan untuk membuka akses warga Kepulauan Selayar dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-111 di Kepulauan Selayar, Rabu (23/6/2021). ANTARA/HO/Lantamal VI

Makassar (ANTARA) - Prajurit TNI Angkatan Laut VI (Lantamal) bersinergi dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-111 di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan dan berhasil membuka daerah terisolir.

Penjabat sementara (Pjs) Asisten Operasional Danlantamal VI Kolonel Laut (P) Erwin Herdianto dalam keterangan resminya, Rabu, mengatakan program TMMD ke-111 itu juga diikuti oleh para prajurit TNI AL dan menyasar daerah-daerah terisolir seperti di Kepulauan Selayar.

"TNI AL menurunkan beberapa prajurit Lantamal VI untuk mendukung kegiatan TMMD di daerah Tola yang berada di Lingkungan Bitombang Kampung Tola, Kelurahan Bontobangun Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar. Akses di sana terputus dan itulah yang jadi fokus kami," ujarnya.

Dia mengatakan, pelaksanaan TMMD Ke-111 2021 yang dilaksanakan di wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar telah berhasil membuat perubahan ke arah yang lebih maju bagi para warga yang tinggal di daerah pesisir tersebut.

Baca juga: Personel Korps Marinir TNI AL di Makassar ikut TMMD ke-111

Baca juga: Warga perbatasan gotong royong bangun tiga gedung sekolah


Pada pelaksanaan TMMD itu, juga melibatkan unsur Polri serta masyarakat dan khusus TNI AL menurunkan beberapa prajurit Lantamal VI untuk mendukung kegiatan tersebut.

Kolonel Erwin Herdianto menyatakan, TMMD yang ke-111 2021 ini adalah salah satu bentuk bakti TNI kepada masyarakat untuk membantu mengatasi kesulitan para warga di wilayah pedalaman yang terisolir oleh kondisi infrastruktur yang tidak memadai untuk melaksanakan kegiatan sehari-harinya.

"Saat ini TMMD dipusatkan untuk membantu warga Kampung Tola Kelurahan Bontobangun Kecamatan Bontoharu yang sebelumnya kesulitan untuk berinteraksi dengan kampung lainnya yang terdekat," katanya.

Dia menerangkan upaya membuka akses jalan masuk dan keluar itu menjadi perhatian agar masyarakat bisa berinteraksi langsung. Para prajurit Lantamal VI bersama dengan unsur TNI/Polri dan masyarakat membangun jalan sepanjang 3,7 kilometer dari arah Kampung Tua Birombang ke Kampung Tola.

"Selain pembukaan jalur tersebut, di TMMD ke-111 ini juga dilaksanakan pembangunan masjid, jembatan dan penggalian drainase serta perataan bagian pinggiran jalan. Semuanya dikerjakan bersama-sama dengan 150 personel dari TNI AD, AU serta Polri dan masyarakat sekitar," ucapnya.*

Baca juga: Kapendam Jaya apresiasi kerja keras Satgas TMMD ke-111 membangun jalan

Baca juga: Kapendam Jaya tak ingin lokasi TMMD ke-111 jadi klaster COVID-19

Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar