TMMD di Tapin berikan wawasan kebangsaan kepada anak anak

id Tmmd tapin, wawasan kebangsaan, berita tapin,perbatasan

TMMD di Tapin berikan wawasan kebangsaan kepada anak anak

Anggota TMMD di Tapin memberikan wawasan kebangsaan kepada anak anal di tempat mereka bertugas. ANTARA/Muhammad Fauzi Fadilah.

Banjarmasin (ANTARA) - Anggota Satuan Tugas TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-111 di Tapin, Kalsel memberikan wawasan kebangsaan untuk anak anak di sela waktu luang saat bertugas.

Anggota TNI Praka Suranto di Rantau, Kamis, mengatakan wawasan kebangsaan yang diberikan kepada anak anak di wilayah operasi TMMD ke-111 terkait hal hal dasar yang perlu diketahui warga negara Indonesia.

"Ada tanya jawab yang kami lakukan dengan anak anak di sini misalnya siapa nama Presiden Indonesia, apa lambang negara Indonesia, dan juga ada lomba kecil kecilan misalnya menghafal Pancasila, menyanyikan lagu kebangsaan dan lain lain," ujarnya.

Terus dikatakannya, wawasan kebangsaan yang diberikan dengan pola pendekatan yang sederhana itu diharapkan bisa menanamkan, menumbuhkan dan menguatkan rasa cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Baca juga: Satgas TNI beternak ikan lele di perbatasan RI-Papua

Terucap dari anak perempuan bernama Tara (11) mengatakan senang belajar bersama TNI mengingat belajar tatap muka di sekolah terhenti karena pandemi COVID-19.

"Senang bermain sama bapak tentara, habis bermain terus belajar, ditanyai siapa nama presiden, sama disuruh mencoba menghafal Pancasila," ujarnya.

Untuk diketahui, pelaksanaan TMMD dimulai sejak 15 Juni dan berakhir pada 14 Juli 2021 ditandai dengan penandatanganan dan penyerahan MoU dari Bupati Tapin kepada Dandim 1010/Tapin.

"Kami harapkan kehadiran anggota yang melaksanakan TMMD selain membangun desa melalui infrastruktur juga dapat memberikan hal yang berkesan untuk masyarakat," ujar Dandim 1010 Tapin Letkol Inf Andi Sinrang.

Sementara Kasrem 101/Antasari Kolonel Inf M. Sujono mengharapkan hasil kegiatan TMMD ke-111 yang bertemakan "TMMD Wujud Sinergi Membangun Negeri" itu dapat meningkatkan perekonomian masyarakat ke depannya.

Baca juga: TNI beri layanan kesehatan gratis untuk warga perbatasan RI-PNG
Baca juga: Satgas Pamtas tangkap 80 orang PMI non prosedural
Baca juga: Warga perbatasan gotong royong bangun tiga gedung sekolah

Pewarta : Gunawan Wibisono/Muhammad Fauzi Fadilah
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar