Warga Cilandak siapkan rumahnya jadi tempat isolasi mandiri

id Isolasi mandiri, Pasien covid, pasien positif COVID-19, kasus covid,Graha Wisata Ragunan,Rusun Nagrak

Warga Cilandak siapkan rumahnya jadi tempat isolasi mandiri

Warga di Cilandak Barat secara sukarela menjadikan rumahnya sebagai lokasi isolasi mandiri terpusat di RT07/RW11 Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (28/6/2021). (ANTARA/HO-Polsek Cilandak)

Jakarta (ANTARA) - Warga di RT 7/RW11 Cilandak Barat, Jakarta Selatan, menyiapkan rumahnya menjadi tempat isolasi mandiri bagi pasien positif COVID-19 tanpa gejala.

"Dengan adanya rumah terpusat ini kami harapkan bisa mempermudah pengawasan bagi warga terpapar," kata Kepala Polsek Cilandak Komisaris Polisi M Agung Permana di Jakarta, Senin.

Sebagai bagian dari tiga pilar penanganan COVID-19 di Cilandak bersama kecamatan dan Koramil, ia mengapresiasi kontribusi warga setempat bernama FX Hartoyo yang membuka pintu rumahnya dijadikan lokasi isolasi mandiri.

Selama ini, rumah lantai dua dengan luas lahan 3.000 meter persegi itu tidak ditempati atau sedang kosong. Saat ini, rumah tersebut sudah ditempati oleh 20 warga positif COVID-19 tanpa gejala.

Sedangkan kapasitas rumah tersebut mencapai sekitar 30 orang. Tak hanya meminjamkan rumahnya sebagai lokasi sementara isolasi warga positif COVID-19, Hartoyo juga yang membayar tagihan air hingga listrik selama pemanfaatan menjadi rumah isolasi mandiri.

Sedangkan untuk kebutuhan makanan, di dalam rumah itu disediakan dapur umum dengan bahan pangan dipasok oleh warga, Kepolisian dan Dinas Sosial.

Baca juga: Okupansi tempat tidur penuh, Riza ingatkan optimalisasi prokes
Baca juga: Cilandak terima vaksinasi warga Bodetabek tanpa surat keterangan


Petugas tiga pilar kemudian memanfaatkan rumah tersebut sebagai lokasi isolasi terpusat agar memudahkan pengawasan warga terpapar.

Tak hanya itu, Hartoyo juga meminjamkan rumahnya yang berada di sebelah tempat isolasi terpusat sebagai tempat untuk tes usap antigen untuk kegiatan pelacakan kontak erat dengan warga positif COVID-19.

Rumah tersebut, lanjut Agung, juga dalam keadaan kosong. "Jadi ini memang benar-benar warga juga saling bahu membahu untuk mencegah penyebaran COVID-19," katanya.

Adanya kontribusi warga tersebut membantu pemerintah dalam mengatasi lonjakan kasus positif COVID-19 di Jakarta yang akhir-akhir ini melonjak.

Pemerintah daerah pun sedang mencari lokasi alternatif untuk isolasi warga positif COVID-19 karena rumah sakit rujukan dan Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet penuh.

Beberapa fasilitas yang saat ini dirancang menjadi lokasi alternatif isolasi pasien COVID-19 tanpa gejala di Jakarta Selatan di antaranya Rumah Susun Pasar Rumput dan Graha Wisata Ragunan.

Pewarta : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar