Saham di Australia turun tertekan penguncian di dua kota terpadat

id saham Australia,indeks ASX 200

Saham di Australia turun tertekan penguncian di dua kota terpadat

Seorang pria tengah memantau layar utama pergerakan saham Australian Securities Exchange, di Sydney, Australia. ANTARA/REUTERS/am.

Sydney (ANTARA) - Saham-saham Australia sedikit lebih rendah pada awal perdagangan Jumat pagi, karena penguncian di dua kota terpadat di negara itu memperburuk sentimen investor, dengan penambang kelas berat di jalur untuk menghentikan kenaikan beruntun empat hari.

Indeks acuan S&P/ASX 200 terpangkas 0,20 persen menjadi diperdagangkan di 7.319,8 poin pada pukul 01.07 GMT, tetapi berada di jalur untuk membukukan kenaikan mingguan lebih dari 0,5 persen. Sehari sebelumnya, indek acuan merosot 0,26 persen menjadi ditutup di 7.335,9 poin.

Di tempat lain, indeks acuan Nikkei 225 Jepang melemah 0,6 persen dan indeks berjangka E-mini S&P 500 kehilangan 0,1 persen.

Negara bagian Victoria diperintahkan untuk melakukan penguncian selama lima hari pada Kamis (15/7/2021) menyusul lonjakan infeksi COVID-19, bergabung dengan Sydney saat mereka memerangi wabah varian Delta yang sangat menular.

Saham-saham pertambangan turun 0,6 persen dengan Rio Tinto Ltd dan BHP Group Ltd masing-masing tergerus 1,1 persen dan 0,4 persen.

Produsen bijih besi terkemuka dunia, Rio Tinto, menaikkan panduan biaya produksi bijih besi setahun penuh karena meningkatnya biaya tenaga kerja.

Perusahaan layanan "beli sekarang, bayar kemudian" Afterpay Ltd dan Zip Co Ltd dijalur untuk mencatat kerugian mingguan yang tajam menyusul laporan awal pekan ini bahwa Apple dapat memasuki bidang itu di Amerika Serikat.

Afterpay telah kehilangan 12,5 persen sejauh minggu ini, menuju kinerja terburuknya dalam lebih dari dua bulan.

Saham sektor energi jatuh 0,70 persen, mengikuti harga minyak yang lebih rendah.

Namun, Whitehaven Coal melonjak 9,7 persen dan mencapai level tertinggi sejak Februari tahun lalu. Citi Research menaikkan target harga penambang batu bara itu setelah secara tipis mengalahkan perkiraan produksi batu bara setahun penuh pada Kamis (15/7/2021).

Saham sektor perawatan kesehatan, yang menghasilkan sebagian besar pendapatan mereka dalam dolar AS, termasuk di antara sedikit yang naik pada indeks acuan, karena greenback menguat semalam. CSL Ltd, saham perawatan kesehatan terbesar di negara itu, bertambah sebanyak 0,8 persen.

Indeks acuan S&P/NZX 50 Selandia Baru datar di 12.670,74 poin.

Indeks harga konsumen Selandia Baru mengalahkan ekspektasi pada kuartal kedua, melonjak tertinggi dalam sekitar satu dekade, yang mengarah ke lebih banyak taruhan bahwa bank sentral dapat memperketat kebijakannya pada awal Agustus.

Pewarta : Apep Suhendar
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar