Menko Luhut puji "Rumah Oksigen Gotong Royong" GoTo, KADIN & Samator

id goto,kadin

Menko Luhut puji "Rumah Oksigen Gotong Royong" GoTo, KADIN & Samator

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan (tengah depan) saat meninjau proses pembangunan di kawasan Pulogadung Jakarta Timur. ANTARA/HO-Kemenko Marves/pri.

Jakarta (ANTARA) - Komitmen GoTo, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) dan Samator dalam membantu penanganan pandemi COVID-19 lewat inisiatif "Rumah Oksigen Gotong Royong", mendapat apresiasi Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan.

Rumah Oksigen Gotong Royong merupakan suatu fasilitas kesehatan semi-permanen pertama di Indonesia yang khusus dilengkapi dengan peralatan suplai oksigen dan tempat tidur perawatan (bed) bagi warga terpapar COVID-19 dengan gejala sedang (kategori 2).

Sebagai project pertama, Rumah Oksigen Gotong Royong dibangun di Pulogadung tepat di sebelah kawasan pabrik Samator Group, di atas lahan yang disediakan oleh Master Steel dan didukung oleh PT Tripatra sebagai perusahaan kontraktor yang menangani pembangunan Rumah Oksigen.

Apresiasi ini disampaikan Menko Luhut saat meninjau proses pembangunan di kawasan Pulogadung Jakarta Timur.

Baca juga: Ekonom: Rencana IPO GoTo buat pasar modal kembali bergairah

Baca juga: Analis yakini GoTo beri sentimen baru ekonomi digital Indonesia


Dalam siaran pers, Minggu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, “Saya sangat mengapresiasi GoTo, KADIN Indonesia dan Samator Group yang telah mendirikan “Rumah Oksigen Gotong Royong”. Ini adalah salah satu contoh yang baik dari peran aktif swasta dalam membantu penanganan COVID-19 demi rakyat. Kita perlu bersama-sama dalam menghadapi COVID-19, ini tantangan kita bersama.”
 
Rumah Oksigen Gotong Royong (ANTARA/HO)


Dalam kesempatan yang sama, Andre Soelistyo, CEO GoTo mengatakan, “Krisis oksigen yang dialami Indonesia saat ini antara lain disebabkan oleh distribusi yang terkendala jarak dan waktu serta keterbatasan sarana dan prasarana. 'Rumah Oksigen Gotong Royong dicetuskan untuk meminimalisir hambatan tersebut dengan menghadirkan fasilitas semi-permanen yang memungkinkan penderita COVID-19 kategori 2 mendapatkan akses mudah kepada suplai oksigen, tempat tidur perawatan sekaligus kepada fasilitas ke berbagai rumah sakit terdekat."

"Kami sangat mengapresiasi kolaborasi yang begitu solid dengan Samator Group dalam memastikan ketersediaan oksigen, Master Steel dalam penyediaan lahan, serta Tripatra dalam membangun konstruksi “Rumah Oksigen Gotong Royong” dalam waktu singkat," tambah dia.

“Inisiatif ini juga terinspirasi dari arahan serta semangat Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Kesehatan dan Kementerian Perindustrian dalam penanganan pandemi, agar kita senantiasa mencari solusi efektif dalam membantu masyarakat yang terpapar COVID-19,” jelas Andre.

Arsjad Rasjid, Ketua Umum KADIN Indonesia mengatakan, “Rumah Oksigen Gotong Royong” merupakan salah satu upaya dunia usaha dalam mendukung penanganan COVID-19. Kami melihat hal yang mendesak di tengah pandemi saat ini adalah kebutuhan oksigen bagi warga terpapar COVID-19, karena itu “Rumah Oksigen Gotong Royong” didirikan untuk memberikan suatu solusi dari permasalahan krisis oksigen yang kita alami saat ini."

"Rumah Oksigen ini merupakan salah satu upaya dan komitmen KADIN Indonesia dalam memerangi pandemi COVID-19, selain juga upaya percepatan pelaksanaan Program Vaksinasi Gotong Royong. KADIN Indonesia berterima kasih atas dukungan seluruh pihak terhadap “Rumah Oksigen Gotong Royong” di Pulogadung ini.”a kasih atas dukungan seluruh pihak terhadap Rumah Oksigen Gotong Royong di Pulogadung ini," kata Arsjad Rasjid.

Sementara Garibaldi Thohir, Komisaris GoTo mengatakan, “GoTo yang diwakili oleh anak-anak muda Indonesia sangat peduli akan situasi darurat pandemi ini. Mereka tidak hanya hadir, namun berperan aktif dalam memberikan dukungan agar kita bisa melalui masa sulit ini bersama-sama. Perumusan konsep dan pengerjaan “Rumah Oksigen Gotong Royong” bersama dengan anggota KADIN Indonesia dilakukan dalam waktu cepat dan diharapkan dapat meringankan beban pemerintah dan masyarakat dalam penanganan pandemi.”

Baca juga: Kehadiran GoTo diharapkan meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi

"Rumah Oksigen Gotong Royong” yang akan beroperasi dalam waktu dekat ini akan dapat diakses masyarakat melalui aplikasi Halodoc. GoTo dan KADIN Indonesia sedang dalam tahap finalisasi untuk kemitraan dengan pihak yang akan mengelola operasional “Rumah Oksigen Gotong Royong” dengan kemampuan dan pengalaman dalam pengelolaan fasilitas kesehatan.

Selain menyuplai oksigen kepada warga yang membutuhkan, keberadaan “Rumah Oksigen Gotong Royong” ini diharapkan juga dapat membantu penurunan Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit di Jakarta yang saat ini telah mencapai sekitar 85 persen. Lokasi “Rumah Oksigen Gotong Royong” di Pulogadung ini dekat dengan sejumlah RS rujukan COVID-19, sehingga keberadaannya akan saling melengkapi. Apabila terdapat warga yang tengah dirawat di “Rumah Oksigen Gotong Royong” mengalami penurunan kondisi, maka dapat cepat dirujuk ke RS rujukan COVID-19 tersebut.

Andre Soelistyo menambahkan, “Kami berharap upaya bersama ini dapat menjadi salah satu solusi atas kebutuhan oksigen, di tengah terbatasnya pasokan oksigen dan sulitnya mendapatkan tabung oksigen saat ini. Kami mengajak seluruh pihak untuk sebisa mungkin mendukung penanganan COVID-19 di Indonesia. Kita harus bergandengan tangan dalam menghadapi pandemi ini. Upaya yang dilakukan secara sistematis dan bersama-sama pasti akan memberikan manfaat dan dampak lebih luas.”

Sejak awal pandemi, Grup GoTo (Gojek, Tokopedia dan GoTo Financial) menjalankan program sistematis dalam tiga area untuk mendukung karyawan, mitra, tenaga medis, masyarakat luas dan pemerintah dalam menghadapi tantangan COVID-19.

Pertama, upaya relief (meringankan beban) seperti menyalurkan paket sembako kepada mitra, meringankan beban operasional mitra usaha, biaya perawatan dan pengobatan pasien COVID-19, paket pangan dan bahan makanan pokok, pemenuhan suplai listrik rumah tangga, bantuan modal usaha, menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat, dan penggalangan dana hingga mencapai Rp 155 miliar dari masyarakat luas untuk membantu penanggulangan COVID-19.

Lalu kedua, dukungan dalam aspek prevention (pencegahan) seperti penyaluran paket kesehatan untuk mitra driver, paket higienitas untuk mitra usaha, masyarakat prasejahtera dan kelompok pekerja sektor informal, sterilisasi fasilitas publik, serta vaksinasi untuk mitra driver dan pelaku UMKM.

Dan ketiga, pada aspek treatment (perawatan) yaitu dengan didirikannya “Rumah Oksigen Gotong Royong” yang menyuplai oksigen bagi warga terpapar COVID-19 dengan gejala sedang.

Baca juga: GoTo siap masuk ke pasar Vietnam dan juga Singapura

Baca juga: GoTo dinilai sudah penuhi kualifikasi perlindungan data pribadi

Baca juga: Rencana IPO GoTo momentum penguatan pasar modal nasional

Pewarta : Alviansyah Pasaribu
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar