Pemerintah berikan beasiswa bagi mahasiswa di ICE Institute

id Kemendikbudristek,ICE Institute,mata kuliah daring

Pemerintah berikan beasiswa bagi mahasiswa di ICE Institute

Tangkapan layar Kepala ICE Institute, Prof Paulina Pannen, dalam telekonferensi di Jakarta, Rabu (28/7/2021). (ANTARA/Indriani)

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) memberikan beasiswa bagi mahasiswa program diploma, sarjana dan magister yang mengambil perkuliahan di Indonesia Cyber Education (ICE) Institute.

“Beasiswa ini diperuntukkan bagi mahasiswa yang mengambil dua hingga lima mata kuliah dari konsorsium, ditambah dua mata kuliah dari edX yang berbahasa asing,” ujar Kepala ICE Institute Prof Paulina Pannen, dalam telekonferensi di Jakarta, Rabu.

ICE Institute menyediakan beasiswa Mendikbudristek Merdeka Belajar untuk Semua dengan slot 14.550 beasiswa per semester untuk mengambil berbagai mata kuliah melalui ICE Institute, saat ini berjumlah 165 mata kuliah dari PT papan atas Indonesia, dan 2.500 slot peserta untuk mengambil 1.381 matakuliah dari edX.

Syarat untuk mendapatkan beasiswa tersebut, yakni memiliki kemampuan Bahasa Inggris dengan TOEFL minimal 475 untuk mata kuliah edX. Mahasiswa dari seluruh perguruan tinggi terakreditasi dapat mengambil mata kuliah di ICE Institute yang disediakan oleh 13 perguruan tinggi ternama di Indonesia dan profesor kelas dunia.

ICE Institute merupakan lokapasar pembelajaran daring bersertifikat yang bermutu dan teregistrasi dari perguruan tinggi ternama dalam negeri, seperti UI, UGM, ITS, IPB, Pradita University, Binus University, UPH, UNJ, Unika Atma Jaya, UNS, Undip, Telkom University, dan UT, Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Indonesia, serta perguruan tinggi ternama Internasinal yang tergabung dalam lokapasar EdX yang dimotori oleh Universitas Harvard dan MIT Amerika Serikat.

Disamping itu, kata Paulina, ikut menawarkan juga para mitra strategis ICE Institute, MIT OCW, Kalibrr, SPADA Indonesia, RELO US Embassy Jakarta yang dana operasionalnya didukung ADB, Microsoft, PCMAN dan Cloudswyft. Untuk melengkapi layanan kepada masyarakat Indonesia, ICE Institute juga dilengkapi dengan teknologi blockchain yang mencatat semua penempuhan dan perolehan mata kuliah oleh peserta pembelajaran secara daring , yang dapat dihubungkan dengan job market.

Pengusulan dan pendaftaran mahasiswa dan perguruan tinggi sampai 31 Juli 2021. Seleksi dan verifikasi dan calon mahasiswa pada 1 hingga 9 Agustus 2021, pengumuman oleh ICE Institute pada 11 Agustus hingga 13 Agustus 2021.

“Kami harap perguruan tinggi dan mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan berharga ini di ICE Institute,” kata Paulina.


Pewarta : Indriani
Editor: Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar