Gubernur berharap perusahaan di Jambi tingkatkan pemagangan

id gubernur jambi, magang

Gubernur berharap perusahaan di Jambi tingkatkan pemagangan

Gubernur Jambi Al Haris menutup program Pemagangan Dalam Negeri tahun 2021, Jum'at (30/7/2021). Gubernur Jambi mengharapkan perusahaan di Provinsi Jambi meningkatkan program pemagangan untuk memperbesar daya serap tenaga kerja lokal. ANTARA/HO-Diskominfo Provinsi Jambi.

Jambi (ANTARA) - Gubernur Jambi Al Haris mengharapkan perusahaan-perusahaan yang ada di Provinsi Jambi untuk terus meningkatkan pemagangan dan pelatihan tenaga kerja secara berkelanjutan agar daya serap perusahaan terhadap tenaga kerja lokal semakin tinggi.

"Harapan kita perusahaan di Jambi terus tingkatkan program pemagangan agar daya serap tenaga kerja lokal Provinsi Jambi semakin tinggi yang berdampak pada peningkatan perekonomian dan kemajuan Provinsi Jambi," kata Gubernur Jambi Al Haris di Jambi, Jum'at.

Dijelaskan Al Haris, pemagangan menjadi upaya kolaboratif pemerintah dengan dunia usaha yang tentunya membutuhkan tenaga kerja yang bisa mewujudkan produktivitas perusahaan. Pendidikan dan ketenagakerjaan bisa ditingkatkan terutama dalam hal pemagangan atau kerja praktek guna meningkatkan keterampilan calon tenaga kerja.

Pada Februari 2021 tingkat pengangguran di Provinsi Jambi sebesar 4,76 persen dari total angkatan kerja 1,832 juta orang atau sekitar 87 ribu orang. Sedangkan jumlah setengah penganggur sebesar 40 ribu orang, dan bekerja pada kegiatan informal sebanyak 1,09 juta orang.

"Mengatasi permasalahan ini merupakan tugas yang berat bagi semua, akan tetapi bukan berarti tidak bisa, sepanjang kita terus bekerjasama dengan baik," kata Al Haris.

Gubernur Jambi mengapresiasi perusahaan yang telah membantu pemerintah dalam mengatasi permasalahan ketenagakerjaan melalui kegiatan pemagangan di perusahaan.

Ia juga mengapresiasi perusahaan yang memberdayakan disabilitas karena kecelakaan kerja maupun karena bawaan sejak lahir.

Perusahaan-perusahaan yang ada di provinsi Jambi dapat melaksanakan regulasi yang telah dibuat yaitu urusan wajib merekrut tenaga kerja disabilitas sebesar dua persen, untuk BUMN/BUMD sebesar satu persen dari jumlah pekerja untuk perusahaan swasta.

Baca juga: Polda Jambi minta perusahaan siapkan peralatan pemadam karhutla

Baca juga: Perusahaan Hongkong tertarik investasi di Pelabuhan Ujung Jabung Jambi

 

Pewarta : Muhammad Hanapi
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar