Pengembangan teknologi EBT harus didorong dukung efisiensi energi

id Persatuan Insinyur Indonesia,efisiensi energi,energi abru terbarukan,EBT,Heru Dewanto

Pengembangan teknologi EBT harus didorong dukung efisiensi energi

Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Heru Dewanto berbicara dalam Rapat Kerja Nasional Ikatan Auditor Teknologi Indonesia (IATI) dengan tema Peran Audit Teknologi Mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional yang dipantau di Jakarta, Sabtu (31/07/2021). (ANTARA/Martha Herlinawati Simanjuntak)

Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Heru Dewanto mengatakan pengembangan teknologi energi baru terbarukan (EBT) harus didorong untuk mendukung efisiensi energi.

"Tantangan kita bisa masuk ke efisiensi energi. Saya rasa audit teknologi bisa diarahkan ke efisiensi energi, ini salah satunya yang perlu kita perhatikan juga karena selama ini kita hanya fokus kepada renewable energy (EBT)," kata Heru dalam Rapat Kerja Nasional Ikatan Auditor Teknologi Indonesia (IATI) dengan tema Peran Audit Teknologi Mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional yang dipantau di Jakarta, Sabtu.

Heru menuturkan pengembangan teknologi untuk EBT dan efisiensi energi saling berlomba. Namun diharapkan, keduanya bisa memenuhi kebutuhan akan teknologi EBT yang juga sekaligus mengedepankan efisiensi energi.

"Kedua-duanya ini sebetulnya teknologi dan risetnya sangat berlomba artinya teknologi untuk mendorong renewable energy terus berkembang tapi teknologi untuk efisiensi energi juga terus berkembang," ujarnya.

Menurut Heru, sejumlah riset menunjukkan melalui efisiensi energi mendukung agar tujuan keberlanjutan global bisa dicapai lebih cepat. Demikian pula, teknologi EBT mendukung aspek keberlanjutan karena diarahkan untuk membangun pembangkit listrik bertenaga EBT agar bisa mengurangi pembangkit listrik berbasis energi fosil.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum IATI Hammam Riza mengatakan audit teknologi adalah evaluasi secara sistematis dan objektif yang dilakukan auditor teknologi terhadap suatu aset teknologi untuk mencapai tujuan dari audit, salah satunya adalah efisiensi energi, misalnya memeriksa apakah suatu pembangkit listrik memiliki efisiensi energi, dan suatu gedung atau infrastruktur hemat energi.

"Di dalam sebuah proses untuk menghasilkan sebuah produk teknologi yang betul-betul memiliki kesesuaian dengan standar-standar yang berlaku
dengan berbagai kebutuhan dari pasar maka perlu dilaksanakan proses audit," ujarnya.
Baca juga: Kementerian ESDM luncurkan buku panduan penerapan efisiensi energi
Baca juga: Kementerian ESDM siapkan inovasi ikuti kompetisi efisiensi energi

Baca juga: Kombinasi energi baru terbarukan dapat meningkatkan efisiensi listrik
 

Pewarta : Martha Herlinawati Simanjuntak
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar