Kasus aktif COVID-19 di Kota Bandung tembus angka 9.000

id COVID-19,kota bandung,angka,pusicov,kasus,kematian,kesembuhan

Kasus aktif COVID-19 di Kota Bandung tembus angka 9.000

Petugas medis melakukan tes antigen kepada warga di Kota Bandung. (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Bandung (ANTARA) - Kasus aktif COVID-19 di Kota Bandung sejauh ini telah mencapai angka 9.118 berdasarkan data Pusat Informasi COVID-19 (Pusicov) Kota Bandung.

Pada Minggu (1/8), ada pertambahan kasus terkonfirmasi sebanyak 337 orang yang dinyatakan positif COVID-19. Sehingga jumlah kasus terkonfirmasi secara total sejauh ini sebanyak 37.668 orang.

Sedangkan pertambahan jumlah kesembuhan dari COVID-19 pada Minggu tersebut yakni lebih sedikit yakni 67 orang. Sehingga kasus aktif COVID-19 juga mengalami pertambahan yakni sebanyak 263 orang.

Baca juga: Jabar jadikan sekolah- pesantren jadi sentra vaksinasi COVID-19

Baca juga: Sebelas daerah Jabar terapkan PPKM Level 3


Adapun pada dua hari terakhir angka pertambahan kematian COVID-19 kembali meningkat. Sebelumnya pada Jumat (30/7) kasus kematian bertambah dua orang, lalu pada Sabtu (31/7) bertambah 20 orang, lalu Minggu (1/8) bertambah tujuh orang.

Sehingga sejauh ini jumlah kasus kematian akibat COVID-19 di Kota Bandung berjumlah 1.265 orang. Berdasarkan data Pusicov, 59 persen kasus kematian dari jumlah total tersebut terjadi selama Juli 2021.

Sementara itu, meskipun angka kasus aktif COVID-19 terus meningkat, Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan tingkat keterisian tempat tidur di ruang isolasi atau BOR (Bed Occupancy Rate) di sejumlah rumah sakit di Kota Bandung mengalami penurunan.

Menurut Oded, ketersediaan tempat tidur isolasi di Kota Bandung saat ini ada sebanyak 2.000 unit. Dari angka tersebut, 1.475 tempat tidur terisi oleh pasien terkonfirmasi COVID-19 dan yang masih berstatus suspek.

Lalu, kata dia, BOR juga menurun untuk tempat isolasi Kasus konfirmasi tanpa gejala di tiga hotel. Pada 29 Juli 2021 tercatat jumlah keterisian sebanyak 62 kamar dari 135 kamar yang tersedia atau sebesar 45,9 persen.

Baca juga: Jabar terima hibah 121.648 dosis vaksin COVID-19 untuk disabilitas

Baca juga: Jabar catat kasus positif COVID-19 paling tinggi Jumat ini

Pewarta : Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar