Kapolri: HUT Ke-76 RI jadi momentum upaya percepatan vaksinasi

id Vaksinasi Merdeka, semarang, jawa tengah, kapolri jenderal pol listyo sigit prabowo,panglima TNI marsekal TNI Hadi Tjahjanto,hut kemerdekaan RI ke 76

Kapolri: HUT Ke-76 RI jadi momentum upaya percepatan vaksinasi

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo didampingi Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberikan arahan dalam meninjau Vaksinasi Merdeka Candi di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (5/8/2021). ANTARA/HO-Divisi Humas Polri

Jakarta (ANTARA) - Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo saat meninjau Vaksinasi Merdeka Candi di Semarang, Jawa Tengah, Kamis, mengatakan Hari Kemerdekaan RI menjadi momentum percepatan vaksinasi COVID-19

"Kami ingin akselerasi vaksinasi ini betul-betul dilaksanakan dengan mengambil momen yang ada pada hari kemerdekaan. Kami harapkan vaksinasi merdeka betul-betul bisa melakukan percepatan dalam kegiatan vaksinasi," kata Sigit dikutip dari keterangan pers Divisi Humas Polri.

Dalam tinjauannya bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto itu, Sigit menerima laporan dari Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Ahmad Luthfi bahwa kegiatan Vaksinasi Merdeka Candi yang berlangsung sampai 17 Agustus ini menargetkan sebanyak 608 dosis vaksin per hari.

Dengan target tersebut, Sigit mengharapkan Vaksinasi Merdeka Candi di Semarang dapat mewujudkan target pemerintah seperti yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebanyak 2 juta dosis pada bulan Agustus.

"Artinya, akan dilaksanakan vaksinasi sejumlah 150.000 dosis per hari. Ini akan kami lihat pelaksanaannya," kata Sigit.

Vaksinasi Merdeka Candi berlangsung di 951 titik gerai vaksinasi yang tersebar di polres, kodim, puskesmas, dan RSUD di Jawa Tengah. Kegiatan ini melibatkan 7.587 vaksinator dari unsur TNI, Polri, dan sukarelawan tenaga kesehatan.

Target hari ini sebanyak 153.800 dosis vaksin diberikan kepada masyarakat. Kegiatan pelaksanan dimulai pada tanggal 6 sampai dengan 17 Agustus 2021, dengan total target harian 76.000 dosis/hari atau 685.800 dosis vaksin selama 12 hari pelaksanaan.

Baca juga: Vaksinasi Merdeka di SDN 25 Kramat Jati hanya 100 orang per hari

Sigit menjelaskan bahwa vaksinasi menjadi penting mengingat angka kasus positif harian COVID-19 di Indonesia masih cukup tinggi.

Berbagai upaya dan langkah telah dilakukan oleh Pemerintah guna menekan laju penularan dan menyelamatkan masyarakat dari virus SARS-CoV-2.

Mantan Kabareskrim Polri ini mengungkapkan tantangan dalam mengendalikan pandemi adalah sisi ekonomi masyarakat, ekspor, dan impor serta perusahaan kritikal juga esensial bisa berjalan dengan mematuhi protokol kesehatan.

Tantangan lainnya adalah bagaiamana melaksanakan 3T (tracing, testing, dan treatment) sebagai strategi yang harus dilakukan secermat mungkin agar dapat menekan angka kasus kematian di Tanah Air.

"Ketiga, bagaimana akselerasi vaksinasi massal. Pak Presiden beberapa waktu lalu menyampaikan bahwa target yang harus dicapai pada bulan Agustus ini mencapai angka 2 juta," ujar Sigit.

Untuk itu, Sigit berharap pada HUT Ke-76 RI target pembentukan herd immunity bisa tercapai dengan adanya percepatan vaksinasi.

Sementara itu, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dalam kesempatan yang sama meminta seluruh komponen anak bangsa untuk bersama-sama bersatu melawan COVID-19.

"Kuncinya kebersamaan. Seluruh komponen masyarakat bersama-sama memiliki kesadaran kolektif, yaitu disiplin 3M dan 3T," kata Hadi.

Baca juga: Bamsoet apresiasi program Vaksinasi Merdeka

Pewarta : Laily Rahmawaty
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar