Anggota DPR RI gandeng BPPT salurkan bantuan alat pertanian

id alex noerdin,anggota dpr ri,bppt,bantuan pertanian,alat pertanian

Anggota DPR RI gandeng BPPT salurkan bantuan alat pertanian

Anggota DPR RI Alex Noerdin (kedua kanan) bersama dengan BPPT selaku mitra DPR RI, menyerahkan bantuan peratalatan pertanian berupa Hidrofonik, Bioflock dan mesin sangrai kopi kepada sejumlah kelompok tani Sumsel di Palembang, Rabu (25/8/2021). ANTARA/HO-DPR RI/am.

Palembang (ANTARA) - Anggota DPR RI Komisi VII Alex Noerdin menggandeng Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) untuk menyalurkan bantuan alat pertanian agar lebih tepat sasaran untuk kelompok masyarakat.

“Tidak hanya bantuan alat pertanian tapi ada pelatihan dari BPPT, itulah kami menggandeng BPPT,” ujar Alex dalam kegiatan Bakti Inovasi BPPT dalam rangka pemberian bantuan desiminasi kepada beberapa kelompok masyarakat di Sumatera Selatan (Sumsel) di Palembang, Rabu.

Kelompok masyarakat tersebut terdiri atas tiga kategori, yakni kelompok penerima bioflok, kelompok penerima hidroponik, dan kelompok penerima mesin sangrai kopi yang berasal dari berbagai daerah di Sumatera Selatan.

Baca juga: Alex Noerdin jalani pemeriksaan tipikor Masjid Sriwijaya di Jakarta

Alex mengatakan dirinya akan terus bekerja sama dengan BPPT untuk memajukan teknologi perikanan, pertanian, dan peternakan, khususnya di Provinsi Sumsel.

Ini wujud nyata menindaklanjuti arahan Presiden Jokowi yang mengajak generasi muda untuk bertani, katanya.

“Ayo anak-anak muda ikut dalam pertanian, kalau di Jepang penduduk yang kaya itu petani dan peternak,” kata mantan Gubernur Sumsel ini.

Sementara itu, Ketua DPRD Sumsel R.A. Anita Noeringhati mengucapkan terima kasih kepada Alex Noerdin yang menginisiasi terlaksananya kegiatan Bakti Inovasi BPPT di Sumsel.

Baca juga: Alex Noerdin disebut terima Rp2,4 miliar dari Masjid Raya Sriwijaya

“Pelatihan-pelatihan seperti ini saat ini sangat dibutuhkan terutama di Sumsel, karena pada tahun kedua pandemi COVID-19 perekonomian sangat turun, inilah inovasi yang kita butuhkan,” kata dia.

Anita mengungkapkan Sumsel memiliki potensi luar biasa di sektor pertanian karena saat ini menjadi lumbung pangan nasional.

“Bukan hanya padi, kami ada kopi yang belum diberi 'brand', padahal kami tahu kopi semendo, tetapi ketika diekspor jadinya kopi lampung,” kata dia.

Baca juga: Alex Noerdin dan Jimly Asshiddiqie batal diperiksa Kejati Sumsel

Salah seorang penerima bantuan hidroponik, Wahid Fajri mengungkapkan kebahagiaan karena mendapatkan bantuan desiminasi BPPT tersebut.

“Senang dan bersyukur, akan kami olah dan manfaatkan agar dapat menghasilkan nilai ekonomi,” kata dia.

Pewarta : Dolly Rosana
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar