Kasus COVID-19 bertambah 10.337 orang terbanyak di Jabar

id Update COVID-19,Kasus COVID-19,Kasus sembuh

Kasus COVID-19 bertambah 10.337 orang terbanyak di Jabar

Tangkapan layar Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan COVID-19 Dewi Nur Aisyah dalam agenda konferensi pers virtual yang dipantau dari Jakarta, Rabu (1/9/2021). ANTARA/Andi Firdaus

Jakarta (ANTARA) - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 mencatat kasus penularan COVID-19 di Indonesia bertambah sebesar 10.337 orang pada Rabu dan Jawa Barat menjadi wilayah yang mengalami penambahan terbanyak.

Data Satuan Tugas Penanganan COVID-19 yang diterima di Jakarta, Rabu mencatat kasus baru tersebut disertai juga dengan penambahan 16.394 pasien sembuh dan 653 orang meninggal dunia.

Dengan demikian, maka jumlah akumulatif warga yang terinfeksi virus corona tipe SARS-CoV-2 sejak awal pandemi Maret 2020 sampai sekarang 4.100.138 kasus COVID-19 di Indonesia, dengan 3.776.891 orang pulih dan 133.676 orang meninggal dunia.

Penambahan kasus COVID-19 pada hari ini (1/9) paling banyak terjadi di Jawa Barat yakni sebanyak 1.255 kasus, diikuti Jawa Timur (1.122 kasus), dan Jawa Tengah (957 kasus).

Sementara itu, jumlah penderita COVID-19 yang sembuh pada hari ini paling banyak terjadi di Jawa Barat sebanyak 1.779 orang, diikuti Jawa Timur sebanyak 1.480 orang, dan Sumatera Utara sebanyak 1.403 orang.

Dan kematian akibat penyakit tersebut tercatat paling banyak terjadi di Jawa Tengah dengan 162 kasus kematian, Jawa Timur sebanyak 140 kematian, Jawa Barat sebanyak 53 kasus kematian.

Satgas COVID-19 juga mencatat, jumlah kasus aktif yang mencakup penderita COVID-19 yang masih menjalani perawatan dan isolasi mandiri pada hari ini sebanyak 189.571 kasus aktif, menurun 6.710 orang dibandingkan hari sebelumnya (31/8).

Selain itu terdapat pula 251.359 orang yang masuk dalam kategori suspek.

Hasil tersebut didapat setelah dilakukan pengujian pada hari ini terhadap 220.061 spesimen dari 134.079 orang di ratusan jaringan laboratorium di seluruh Indonesia.

Tingkat positif atau positivity rate spesimen harian adalah 8,00 persen dan untuk tingkat positivity rate orang harian adalah 7,71 persen.
Baca juga: Jabar catat kasus positif COVID-19 paling tinggi
Baca juga: Satgas: Indonesia menyisakan "PR" untuk menurunkan kasus kematian
Baca juga: Pengetatan dan pelonggaran PPKM disesuaikan kondisi kasus di daerah
Baca juga: Satgas: Kasus aktif di Indonesia sudah di bawah rata-rata dunia

Pewarta : Zubi Mahrofi
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar