BIN gelar vaksinasi massal di 10 provinsi

id Kepala BIN Budi Gunawan, presiden jokowi, vaksinasi jawa tengah, bin gelar vaksinasi,vaksin covid,vaksin corona,vaksin covid-19,vaksinasi,vaksin bin

BIN gelar vaksinasi massal di 10 provinsi

Kepala BIN Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan (dua kanan) saat mendampingi Presiden Joko Widodo meninjau pelaksanaan vaksinasi di Klaten dan Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin (13/9/2021). ANTARA/HO-BIN/aa.

Jakarta (ANTARA) - Badan Intelijen Negara (BIN) terus menggelar vaksinasi massal bagi pelajar dan masyarakat untuk mendukung percepatan pencapaian target kekebalan komunal pada akhir tahun.

Berdasarkan siaran pers BIN yang diterima di Jakarta, Senin, kali ini BIN menggelar vaksinasi bagi pelajar dan masyarakat di 10 provinsi di Indonesia, salah satunya di Jawa Tengah.

"Program vaksinasi pelajar merupakan arahan Bapak Presiden Joko Widodo. Vaksinasi sendiri bisa menyelamatkan diri pribadi dan keluarga," ujar Kepala BIN Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan saat mendampingi Presiden Joko Widodo meninjau pelaksanaan vaksinasi di Klaten dan Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin.

Budi Gunawan mengatakan melalui program vaksinasi ini, diharapkan target kekebalan komunal pada akhir tahun, dengan melakukan vaksinasi bagi 70 persen masyarakat dapat tercapai.

"Program vaksinasi COVID-19 ini merupakan akselarasi atas capaian program vaksinasi 3 juta dosis per hari dari Pemerintah," ucap dia menjelaskan.

Baca juga: BIN lanjutkan vaksinasi pelajar dan masyarakat serentak di 10 provinsi

Baca juga: BIN vaksinasi warga pulau di Batam yang berbatasan dengan Singapura


Budi Gunawan menyampaikan terima kasih dan apresiasinya kepada masyarakat dan seluruh pihak yang telah membantu menyukseskan program vaksinasi COVID-19, sebagai bentuk upaya pencegahan dari virus Corona yang tidak mungkin hilang secara total.

Budi Gunawan mengingatkan agar masyarakat tidak hanya melindungi diri dengan vaksinasi tetapi juga tetap melaksanakan protokol kesehatan secara ketat.

Adapun pada kesempatan ini, BIN menyediakan total sebanyak 58.000 dosis vaksin disertai pembagian bantuan sosial dan vitamin kepada 10 provinsi.

Provinsi-provinsi tersebut adalah, Jateng (Kab. Klaten dan Kab. Sukoharjo), Banten (Kota Serang, Kab. Serang dan Kota Cilegon), Jabar (Kota Tasikmalaya), DIY (Kota Yogyakarta, Kab. Bantul, Kab. Gunungkidul, dan Kab. Sleman), Jatim (Kab. Gresik), Sumut (Kab. Deli serdang), Sumbar (Kab. Dharmasraya), Riau (Kab. Siak, Kota Dumai, dan Kab. Kampar), Kaltim (Kota Balikpapan, Kota Bontang), dan Sulsel (Kab. Gowa).

Khusus di Jawa Tengah vaksinasi diberikan oleh petugas Medical Inteligence dari BIN kepada pelajar dan warga di 3 titik.

Untuk wilayah Klaten vaksinasi massal dilakukan secara door to door atau dari pintu ke pintu di Pandai Besi Dukuh Ngeledok RT. 01/RW. 03, Ds. Segaran, Kec. Delanggu, Kabupaten Klaten.

Vaksinasi massal pintu ke pintu juga dilakukan di dukuh Brontowiryan RT. 01/RW. 01, Ds. Ngabeyan, Kec. Kartosuro, Kabupaten Sukoharjo.

Baca juga: BIN lanjutkan vaksinasi pelajar dan masyarakat 10 provinsi

Sedangkan vaksinasi massal untuk pelajar dilaksanakan di SMAN 1 Kartosuro, Dusun III, Ds Pucangan, Kecamatan Kartosuro, Kabupaten Sukoharjo.

Adapun Presiden RI Joko Widodo melanjutkan kunjungannya di Karesidenan Surakarta, Jawa Tengah, Senin dengan meninjau kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan oleh BIN di Sukoharjo dan Klaten tersebut.

Presiden juga meninjau secara virtual pelaksanaan vaksinasi di 9 provinsi lain. Presiden ingin memastikan masyarakat dapat mengakses program vaksinasi dengan mudah sehingga terhindar dari bahaya COVID-19.

Pewarta : Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar