Satgas: Kasus aktif COVID-19 di Kepri turun jadi 550 orang

id Satgas, kasus aktif COVID 19,di Kepri

Satgas: Kasus aktif COVID-19 di Kepri turun jadi 550 orang

BIN Kepri menggelar vaksinasi massal untuk pelajar di pesisir Batam baru-baru ini. ANTARA/Nikolas Panama.

Tanjungpinang (ANTARA) - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau mencatat kasus aktif COVID-19 di wilayah itu tinggal 550 orang, turun drastis sejak 1,5 bulan lalu yang lebih dari 7.000 orang.

Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Lamidi, di Tanjungpinang, Senin, merinci kasus aktif COVID-19 tersebar di Batam 138 orang, Tanjungpinang 167 orang, Bintan 42 orang, Karimun 68 orang, Anambas 20 orang, Lingga 50 orang, dan Natuna 65 orang.

"Jumlah kasus aktif tertinggi di Tanjungpinang, terendah di Anambas," ujarnya yang juga Penjabat Sekda Kepri.

Lamidi mengemukakan tiga dari tujuh kabupaten dan kota di Kepri yang ditetapkan sebagai zona oranye yakni Tanjungpinang, Karimun dan Natuna. Sedangkan Batam, Bintan, Lingga dan Anambas sebagai Zona Kuning.

Baca juga: Satgas: Positivity rate Kepri hanya 1,80 persen

Baca juga: Positivity rate membaik, Kepri yakin segera masuk level 2 PPKM


Lamidi mengungkapkan jumlah pasien COVID-19 di wilayah itu bertambah 63 orang sehingga total menjadi 53.103 orang, tersebar di Batam 25.777 orang, Tanjungpinang 10.019 orang, Bintan 5.469 orang, Karimun 5.310 orang, Anambas 1.820 orang, Lingga 2.292 orang, dan Natuna 2.416 orang.

Jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 di Kepri bertambah 85 orang sehingga menjadi 50.843 orang, tersebar di Batam 24.811 orang, Tanjungpinang 9.460 orang, Bintan 5.250 orang, Karimun 5.096 orang, Anambas 1.755 orang, Lingga 2.160 orang, dan Natuna 2.311 orang.

Sementara jumlah pasien yang meninggal dunia bertambah tujuh orang sehingga menjadi 1.710 orang, tersebar di Batam 828 orang, Tanjungpinang 392 orang, Bintan 177 orang, Karimun 146 orang, Anambas 45 orang, Lingga 82 orang, dan Natuna 40 orang.

"Positivity rate di wilayah itu 1,40 persen, jauh lebih rendah dibandingkan ambang batas maksimal yang ditetapkan WH0 5 persen. Angka positivity rate di wilayah itu berdasarkan data kabupaten dan kota yakni Kota Tanjungpinang 5,14 persen, Batam 0,41 persen, Bintan 2,96 persen, Karimun 4,43 persen, Kepulauan Anambas 4,90 persen, Lingga 10,57 persen, dan Natuna 2,25 persen.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas," ucapnya.*

Baca juga: Wagub Kepri yakinkan ibu menyusui untuk divaksin COVID-19

Baca juga: Batam mulai vaksinasi ibu hamil

Pewarta : Nikolas Panama
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar