Jusuf Kalla: PMI harus ada di garis terdepan dalam penanganan bencana

id PMI,palang merah indonesia,penanganan dampak bencana

Jusuf Kalla: PMI harus ada di garis terdepan dalam penanganan bencana

Arsip foto - Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla didampingi Sekjen PMI Sudirman Said saat melepas armada pengiriman bantuan di Gudang Darurat Penanganan COVID-19 PMI, Jakarta, Kamis (10/6/2021). ANTARA/HO-Staff JK/Ade Danhur/am.

Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) M Jusuf Kalla menyatakan bahwa PMI harus berada di garis terdepan dalam setiap upaya penanganan bencana, baik bencana alam maupun bencana non-alam.

"Ke depan tentu masyarakat masih akan membutuhkan bantuan, maka PMI harus berada di garis terdepan, selanjutnya memberikan bantuan kepada yang membutuhkan," katanya dalam Musyawarah Kerja Nasional PMI yang diikuti via daring dari Jakarta, Sabtu.

Dia menekankan bahwa tugas PMI belum dinyatakan berhasil apabila masalah-masalah kemanusiaan belum tertangani dengan baik.

Parameter kesuksesan dalam upaya penanganan bencana yang dijalankan oleh PMI, ia mengatakan, adalah senyum kebahagiaan masyarakat kepada seluruh relawan.

"Jadi kebahagiaan kita, bencana tertangani dengan baik," kata dia.

Jusuf Kalla meminta seluruh anggota dan relawan PMI menjunjung tinggi prinsip dasar PMI, yang meliputi kemanusiaan, kesamaan, kenetralan, kesukarelaan, kemandirian, kesatuan, dan kesemestaan.

Selain itu, dia mengemukakan bahwa layanan PMI bukan hanya berkaitan dengan donor darah, melainkan mencakup penanganan berbagai dampak bencana, termasuk penanggulangan wabah.

"Apa yang kita lakukan untuk memenuhi prinsip-prinsip pokok PMI yang dimulai dengan kemanusiaan. Tugas PMI selalu menjadi bagian daripada bangsa dan negara di mana pun berada apabila ada masalah-masalah kemanusiaan," kata dia.

Baca juga:
PMI Sulsel siapkan plasma konvalesen gratis bagi pasien COVID-19
Bupati Bogor berikan penghargaan kepada relawan PMI

Pewarta : Asep Firmansyah
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar