1.266 PAUD di Kota Bekasi gelar PTM terbatas

id PTM Terbatas,PTM jenjang PAUD,PTM dimulai besok,Kota Bekasi,Dinas Pendidikan,1.266 sekolah PAUD

1.266 PAUD di Kota Bekasi gelar PTM terbatas

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Inayatullah memberikan pengarahan kepada siswa saat kegiatan evaluasi berjenjang pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas. ANTARA/Pradita Kurniawan Syah.

Bekasi (ANTARA) - Sebanyak 1.266 sekolah jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kota Bekasi, Jawa Barat, berencana menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas mulai Senin (20/9/2021).

"Mulai besok, PTM terbatas jenjang sekolah PAUD diselenggarakan," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Inayatullah di Bekasi, Jabar, Minggu petang.

Dia mengatakan 1.266 PAUD tersebut sebelumnya telah mengajukan PTM terbatas dan pihaknya melalui pengawas wilayah satuan pendidikan juga telah melakukan verifikasi lapangan.

Inay mencatat secara keseluruhan ada 1.345 satuan pendidikan tingkat PAUD se-Kota Bekasi artinya 91 persen di antaranya telah mengajukan permohonan belajar tatap muka terbatas.

Ke-1.266 PAUD itu, kata dia, merupakan gabungan dari taman kanak-kanak (TK), kelompok bermain (KB), satuan PAUD sejenis (SPS), serta taman penitipan anak (TPA).

Inay memastikan penyelenggaraan PTM terbatas untuk jenjang PAUD mulai besok tersebut berlangsung dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

Aturan PTM terbatas untuk jenjang PAUD sama halnya dengan jenjang SD, SMP, dan SMA yakni mengikuti kebijakan pemerintah pusat yang telah menerbitkan surat keputusan bersama empat menteri.

"Tetap, protokol kesehatan harus ketat selama berlangsungnya pelaksanaan PTM terbatas mulai Senin besok untuk PAUD," katanya.

Dinas Pendidikan Kota Bekasi menerapkan kebijakan satu kelas jenjang PAUD hanya boleh diisi maksimal delapan anak agar lebih memudahkan pengawasan dalam penerapan protokol kesehatan.

Baca juga: Disdik Kota Bekasi evaluasi berjenjang PTM terbatas
Baca juga: Pemkot Bekasi resmi gelar PTMT jenjang SMP

Pewarta : Pradita Kurniawan Syah
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar