COVID-19 Jakarta turun, DKI tunggu pusat soal level PPKM

id Wagub DKI,Riza Patria,PPKM COVID-19,PPKM DKI,PPKM Level 2,PPKM Jakarta,Jakarta Level 2 PPKM,PPKM DKI Jakarta

COVID-19 Jakarta turun, DKI tunggu pusat soal level PPKM

Pengunjung beraktivitas di kawasan Mbloc Space, Jakarta, Selasa (31/8/2021). Pemerintah melakukan perpanjangan PPKM level 3 di DKI Jakarta hingga 6 September 2021 dengan memberikan kelonggaran bagi restoran dan pusat perbelanjaan maksimum kapasitas 50 persen dari semula hanya 25 persen dan jam operasional hingga 21.00 WIB. ANTARA FOTO/Fauzan/foc.

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menunggu arahan pemerintah pusat terkait kemungkinan penurunan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) usai kasus COVID-19 menurun dengan tingkat kasus positif (positivity rate) mencapai 1,2 persen per 19 September 2021.

Baca juga: Rangkuman Berita DKI dari dana KJP plus hingga kafe langgar PPKM

"Ya nanti PPKM kami bergantung kepada kebijakan pemerintah pusat, kita tunggu saja keputusan dari pemerintah pusat. Apakah tetap di level 3 atau turun di level 2, prinsipnya kami akan melaksanakan dengan baik yah apapun keputusan yang diambil," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota Jakarta, Senin.

Diakui politisi Gerindra ini, kondisi COVID-19 di Jakarta berdasarkan data yang masuk pada 19 September 2021 mengalami perbaikan dengan kasus baru sebanyak 155 orang yang menyebabkan total konfirmasi kasus positif sebanyak 856.161 kasus.

Sementara jumlah kasus aktif di Jakarta turun sejumlah 29 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 2.879 (orang yang masih dirawat/isolasi).

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 839.803 (naik 180) dengan tingkat kesembuhan 98,1 persen, dan total 13.479 orang (naik empat) meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6 persen.

Baca juga: Wagub harap level PPKM Jakarta bisa turun lagi

Adapun positivity rate atau persentase kasus positif pada sepekan terakhir di Jakarta sebesar 1,2 persen, artinya lebih rendah dari batas atas WHO yang menetapkan lima persen untuk terkategori kawasan aman.

Sementara untuk data keterisian tempat tidur atau Bed Ocupancy Rate (BOR) isolasi dan ICU di RS rujukan COVID-19 jelang berakhirnya PPKM Level 3 pada Senin ini, turun ke angka sembilan persen. Sementara ICU berada pada posisi 20 persen.

"Tempat tidur turun menjad 9 perse, ICU turun di 20 persen," ucap mantan anggota DPR ini.

Sebagai informasi, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 2-4 Jawa dan Bali bakal berakhir pada Senin ini. Pemerintah akan menggelar rapat evaluasi untuk menentukan apakah PPKM akan kembali diperpanjang atau tidak.

Namun demikian hingga saat ini pemerintah pusat belum mengumumkan kelanjutan PPKM diperpanjang atau tidak.

Baca juga: Pengunjung tempat usaha di DKI yang melanggar PPKM masuk "blacklist"

Pewarta : Ricky Prayoga
Editor: Taufik Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar