Ukraina berencana wajibkan vaksinasi COVID-19 untuk sejumlah profesi

id Ukraina,vaksinasi,COVID-19

Ukraina berencana wajibkan vaksinasi COVID-19 untuk sejumlah profesi

Pengiriman pertama vaksin AstraZeneca untuk virus corona (COVID-19) diturunkan dari pesawat di Bandara Internasional Borispil, luar Kyiv, Ukraina, Selasa (23/2/2021). ANTARA FOTO/Ministry of Health of Ukraine/Handout via REUTERS/AWW/djo/am.

Kyiv (ANTARA) - Ukraina tengah merencanakan vaksinasi COVID-19 yang wajib untuk beberapa profesi, termasuk guru, pegawai lembaga negara dan pemerintah daerah, kata Menteri Kesehatan Ukraina Oleh Lyashko, Rabu (22/9).

Persyaratan baru akan diumumkan setelah keputusan akhir kementerian kesehatan dalam beberapa hari ke depan.

“Kami mengusulkan untuk mulai pengenalan vaksinasi wajib guna mencegah penyakit pernapasan akut COVID-19,” kata Lyashko saat rapat pemerintah yang ditayangkan di televisi.

Ukraina tengah memperketat pembatasan penguncian sejak Kamis setelah angka infeksi melonjak tajam.

Pemerintah Ukraina telah memberlakukan kode “kuning” secara nasional yang membatasi acara-acara besar dan membatasi tingkat keterisian di pusat kebugaran, bioskop, dan tempat lainnya.

Sekolah, universitas, dan perusahaan dengan karyawan yang sudah divaksin lengkap diperbolehkan untuk bekerja tanpa pembatasan.

Ukraina yang berpenduduk 41 juta orang tertinggal oleh negara-negara Eropa tetangganya dalam hal vaksinasi, hanya 5,2 juta orang yang sudah disuntik dua kali sejauh ini.

Negara itu telah melaporkan sebanyak 2,4 juta kasus dan 55,162 kematian terkait COVID-19 sejak awal pandemi.

Baca juga: Kematian harian COVID di Ukraina di atas 100, pertama kali sejak Juni
Baca juga: Ukraina teken kontrak 10 juta dosis tambahan vaksin COVID Pfizer


Pewarta : Juwita Trisna Rahayu
Editor: Suharto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar