Pasien COVID-19 meninggal di Babel bertambah enam jadi 1.372 orang

id covid babel

Pasien COVID-19 meninggal di Babel bertambah enam jadi 1.372 orang

Petugas dari Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan pemakaman pasien COVID-19 dengan protokol kesehatan. ANTARA/Aprionis

Pangkalpinang (ANTARA) - Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan pasien COVID-19 meninggal bertambah enam, sehingga total kematian orang akibat virus corona itu menjadi 1.372 jiwa.

"Hari ini pasien COVID-19 meninggal ini telah dikuburkan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat," kata Sekretaris Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Babel Mikron Antariksa di Pangkalpinang, Kamis.

Ia menjelaskan sebanyak enam orang pasien meninggal akibat virus corona itu terdapat di Kabupaten Bangka 2, Bangka Barat 2, Bangka Tengah 1 dan Bangka Selatan 1 orang pasien.

"Pada bulan ini, atau terhitung sejak 1 hingga 22 September 2021 pasien COVID-19 meninggal sebanyak 140 orang atau berkurang dibandingkan bulan sebelumnya," katanya.

Baca juga: Kasus COVID-19 di Babel bertambah 139 jadi 50.092 orang
Baca juga: 4.000 paket bantuan obat COVID- 19 disalurkan Panglima TNI di Belitung


Ia mengatakan pasien sembuh dari COVID-19 juga bertambah 157 orang dengan kumulatif 47.923 jiwa tersebar di Kota Pangkalpinang 25, Bangka 12, Bangka Tengah 51, Bangka Barat 5, Bangka Selatan 20, Belitung 15 dan Belitung Timur 29 orang.

Demikian juga kasus orang terpapar virus corona ini juga bertambah 81 orang tersebar di Kota Pangkalpinang 18, Bangka 8, Bangka Tengah 15, Bangka Barat 8, Bangka Selatan 5, Belitung 4 dan Belitung Timur 23 orang.

"Saat ini pasien COVID-19 aktif yang masih menjalani isolasi di rumah sakit, isolasi mandiri dan isolasi terpusat sebanyak 1.445 orang," katanya.

Menurut dia penurunan kasus orang terpapar virus corona ini, tidak terlepas dari kerja keras pemerintah daerah, satgas dan masyarakat dalam memutus mata rantai penularan virus corona ini.

"Saat ini satgas vaksin, satgas isoter, satgas oksigen, dan satgas silacak terus mengintesifkan kinerjanya untuk menekan kasus baru dan pasien meninggal akibat virus corona," katanya.

Baca juga: Babel lacak 48.567 warga kontak erat pasien COVID-19
Baca juga: Mendagri minta Babel maksimalkan realisasi insentif nakes
Baca juga: Babel kerahkan 2.250 petugas lacak warga terinfeksi COVID-19

Pewarta : Aprionis
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar