Menaker: Pemulihan sektor ketenagakerjaan masih akan terus berjalan

id ketenagakerjaan,pengangguran

Menaker: Pemulihan sektor ketenagakerjaan masih akan terus berjalan

Tangkapan layar Menaker Ida Fauziyah dalam peluncuran layanan penilaian risiko ILO yang dipantau dari Jakarta, Selasa (28/9/2021) (ANTARA/Prisca Triferna)

Jakarta (ANTARA) - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan proses pemulihan perekonomian nasional dan sektor ketenagakerjaan masih berjalan meski pemulihan sudah mulai terjadi dengan terjadi penurunan jumlah dan tingkat pengangguran.

"Berkat kolaborasi lintas kementerian dan lembaga serta dukungan dari semua pihak termasuk dunia usaha, dunia industri dan masyarakat secara luas berbagai upaya penanganan dampak pandemi yang telah dilakukan menuai hasil positif di berbagai sektor termasuk sektor ketenagakerjaan," kata Menaker Ida dalam acara virtual ILO Indonesia yang dipantau dari Jakarta pada Selasa,

Menaker Ida menjelaskan bahwa menurut Badan Pusat Statistik (BPS) per Februari 2021 jumlah penganggur turun ke 8,75 juta orang dengan tingkat pengangguran terbuka (TPT) turun menjadi 6,26 persen.

Jumlah penduduk usia kerja yang terdampak oleh pandemi juga turun menjadi sekitar 19,1 juta orang.

Angka itu menunjukkan perbaikan dibandingkan pada Agustus 2020 ketika TPT meningkat signifikan mencapai 7,07 persen dengan jumlah pengangguran mencapai 9,7 juta orang. Selain itu terdapat 29,12 juta orang penduduk usia kerja yang terdampak pandemi.

Data tersebut, jelas Ida, memperlihatkan kebijakan yang diambil pemerintah untuk mitigasi pandemi dan pemulihan ekonomi nasional telah berjalan ke arah yang benar.

"Namun demikian tugas kita belum selesai karena pandemi masih belum usai, proses pemulihan perekonomian dan ketenagakerjaan masih akan terus berjalan dan semua ini membutuhkan kehati-hatian dalam mengambil kebijakan agar semua sektor bisa kembali normal dan pulih seperti yang kita harapkan," tegasnya.

Baca juga: Menaker sebut pandemi sebabkan kenaikan angka pengangguran Indonesia

Baca juga: Menaker fokus luaskan kesempatan kerja tangani dampak pandemi

Baca juga: Dampak pandemi COVID-19 luar biasa, 29,12 juta pekerja terdampak

Pewarta : Prisca Triferna Violleta
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar